“Dulu rumahnya mau roboh, makanya kami bangun rumah Ma Engkos dari nol. Ini bukan hanya di rehab kecil, tapi betul betul bahan baru semua, rehab total,” ujar Dedi, Kamis (21/10/2021).
Lanjut disampaikan Kades Dedi, Ma Engkos ini adalah seorang janda usia 95 tahun dan tinggal seorang diri. Bangunan rumah Ma Engkos awalnya voluma awal 20 meter persegi, dan sekarang menjadi 17 meter perseg.
“Diperkecil karena sipatnya kita tidak Rehab tapi betul-betul dibangun baru semuanya,” ucap Kades.
Pembangunan Rutilahu ini, sambung Kades Desi, dilaksanakan di dua lokasi. Pertama, warga di Kampung Lapang RT 02/06, karena kondisi rumah yang mau roboh dan sangat memperihatinkan.
“Ini dari anggaran Dana Desa, InsyaAlloh kedepannya minimal pertahun dianggarkan dari DD untuk Rutilahu, minimal dua rumah
Setiap tahunnya, untuk mengatasi rumah rumah yang darurat,” tandasnya.
Di tempat yang sama, penerima program rulitahu, Ma Engkos, merasa bersyukur dan mengucapkan terima, kasih atas bantuan program Rutilahu yang diterimanya.
Menurutnya, ia sudah tak khawatir lagi, karena semula rumahnya mau roboh dan kalau setiap hari merasa cemas kalau ada angin yang cukup kencang rumahnya bunyi seakan-akan mau roboh.
“Alhamdulillah sekarang sudah dibangun, serba baru bahannya, Ema merasa tenang. Ema ucapkan banyak terima kasih kepada semuanya, terkhusus kepada Kepala Desa Mekarjaya,” ungkapnya. (Bilal)
Komentar ditutup.