oleh

Rp300 Ribu Perorang Disalurkan Baznas untuk 1.500 Guru Honorer

HARIANGARUTNEWS.COM – Bantuan Stimulan yang diperuntukkan bagi 1.500 orang yang terdiri dari guru, staf pengajar dan penjaga sekolah yang berstatus honorer non bantuan APBD, disalurkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut. Bantuan diserahterimakan kepada para perwakilan Korwil dan Pengurus PGRI tiap-tiap Kecamatan se Kabupaten Garut, Rabu (27/11) di Wisma PGRI, jalan Raya Pasundan, Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut, untuk disalurkan kepada para penerima.

Ketua Baznas Kabupaten Garut Rd H Aas Kosasih S Ag M Si, mengatakan, pihak Baznas Garut dalam momentum Hari Guru Nasional dan HUT PGRI tahun ini, ingin berbagi kepada pada insan pendidikan.

“Kami saat ini sudah mendistribusikan untuk 1.500 orang, dengan masing-masing mendapatkan Rp300 ribu,” ujar Ketua Baznas, Rabu (27/11).

Aas mengaku, laporan jumlah guru honorer yang diterima Baznas jumlahnya hampir tigaribu lebih se Kabupaten Garut, namun saat ini yang terealisasi baru 1.500 orang. Ia juga menyampaikan bahwa untuk sisa yang belum mendapatkan, rencananya akan disalurkan pada Hari Ulang Tahun Kabupaten Garut atau Hari Pendidikan Nasional pada bulan Mei.

“InsyaAllah, antara Hari Jadi Kabupaten Garut atau Hari Pendidikan Nasional, Baznas Garut akan menyalurkan bantuan kembali, bagi yang belum mendapatkan atau menerima, kurang lebih sisanya kisaran 1.700 orang,” beber Aas.

Aas juga berharap, mudah-mudaha feedback atau timbal balik dari para pendidik juga, bisa bersama-sama mensosialisasikan dilingkungan pendidikan bahwa zakat itu penting untuk dibayar, karena dampaknya sangat baik sekali dan sudah terasa.

“Kamipun mempersiapkan 10.000 celengan infaq untuk disimpan dilingkungan Dinas Pendidikan, sebulan sekali diambil dan dihitung berapa yang didapat, dan peruntukannya nanti diatur sesuai ketentuan,” kata Aas.

Ia juga menghimbau dan mengajak kepada para ASN khususnya para guru bisa mengeluarkan zakatnya. Karena walaupun baru Kepala Sekolah dan para pengawas, dampak dari pembayaran zakat ini sudah terasa. Potensi zakat dilingkungan pendidikan ini kata Aas, kisaran Rp2,3 Miliar, namun yang terserap belum signifikan, yang terserap baru Rp283 juta. (Ndy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru