HARIANGARUTNEWS.COM -Sebanyak dua puluh empat orang pengurus Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) Bhayangkara Sektor Bayongbong Resor Garut Periode 2023-2026 dilantik di Aula Kecamatan Bayongbong, Rabu (25/10/2023). Peran Pokdarkamtibmas kedepannya bertujuan untuk membantu Polres Garut dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Pelantikan yang dipimpin Kapolres Garut, AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.IK., M.Si diwakili KBO Sat Binmas Polres Garut, Ipda. Ade Yohanes tersebut melibatkan dari berbagai sektor sebagai anggotanya. Mulai dari akademisi, para pemuda, tokoh masyarakat hingga masyarakat umum terhimpun dengan tujuan menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Bayongbong.

Hadir dalam pelantikan tersebut, KBO Sat Binmas Polres Garut, Ipda. Ade Yohanes, Staf Ahli Bupati Garut Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, H. Muksin, S.Sos, Camat Bayongbong, Frederico Fernandes, Kapolsek Bayongbong diwakili Kanit Binmas, Bripka Hegar Munggaran, Danramil 1113 Bayongbong diwakili Serma Angga Yurziwan Bati, Camat Cigedug diwakili Kasi Trantib, Tapjudin, para Kepala Desa Se- Kecamatan Bayongbong dan Kecamatan Cigedug.
Ketua Pokdarkamtibmas Resor Garut, Igie N. Rukmana, S.Kom beserta pengurus, Ketua Pokdarkamtibmas Sektor Bayongbong, Biebie Bagja beserta jajaran yang akan dilantik, Ketua Pokdarkamtibmas Sektor Cisewu dan anggota, Hilman S.St, Ketua FKPM Polres Garut, Ajat S. Kurnia, Ketua DPC LBH Balinkras, Dini Agustin SH, S.IP, Wakil Ketua Komunitas Wanita Hebat Garut (Wahegar), Mimah Nurdiana, Ketua Paguyuban Wartawan Bayongbong (PWB), Agah Margana, Ketua KNPI Kecamatan Bayongbong, DikDik Oktavian, Ketua KOK Kecamatan Bayongbong, Aden Aang, Ketua PAC PP Bayongbong, Dudang, Ketua Sapma, Aji, Ketua 234 SC, Hamjah, Ketua Ormas Manggala, Dede Hidayat diwakili Agus, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan undangan lainnya.
KBO Sat Binmas Polres Garut, Ipda. Ade Yohanes menyampaikan selamat atas dilantiknya pengurus Pokdarkamtinmas Sektor Bayongbong. Kesadaran masyarakat, kata Ia, dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban sangat penting sekali, jumlah anggota Polri yang tidak sebanding dengan jumlah penduduk Garut menjadi alasan utama untuk membentuk sebuah kelompok masyarakat yang memiliki kesadaran lebih tinggi dari masyarakat lainnya guna membantu Kepolisian Indonesia.
“Selamat kepada pengurus Pokdar yang sudah dilantik. Pokdar harus hadir ditengah masyarakat untuk memberikan suluh dalam peningkatan kesadaran Kamtibmas dan hukum, membangun komunikasi yang efektif dan intensif dengan masyarakat, membangun dan mengembangkan kemitraan dengan segenap komunitas untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menumbuh kembangkan daya cegah tangkal dini terhadap segala bentuk gangguan Kamtibmas,” beber Ipda Ade.
KBO Sat Binmas juga berpesan kepada segenap Pengurus Pokdarkamtibmas untuk dapat menyusun program kerjanya ke depan sesuai dengan apa yang menjadi tujuan dibentuknya Pokdarkamtibmas sebagai garda terdepan dalam memberikan rasa aman dan tenteram di tengah masyarakat.
“Kami berharap agar Pokdarkamtibmas Sektor Bayongbong yang telah dikukuhkan bisa menjadi garda terdepan dalam pendekatan emosional kepada masyarakat demi terwujudnya Kamtibmas di wilayah ini. Artinya sering melakukan penyuluhan dan pencegahan dengan batasan -batasan tertentu. Pengurus yang dikukuhkan dapat berperan aktif dalam mengabdi di organisasi, kesiapan dan kesanggupan bapak/ibu menjadi landasan dan tekad untuk berkarya membantu masyarakat,” ujar KBO Sat Binmas Polres Garut.
Ipda Ade juga menegaskan kepada seluruh pengurus Pokdarkamtibmas untuk memegang peran sentral dalam menjaga setiap tahapan pemilu agar berjalan aman, damai, sejuk dan kondusif. Netralitas Pokdarkamtibmas sebagai Mitra Polri dalam konteks pemilihan umum merupakan hal yang sangat krusial, dimana Pokdar harus memastikan bahwa tidak berpihak kepada salah satu kandidat, partai politik, atau kelompok tertentu selama proses pemilu.
Sementara, Ketua Pokdarkamtibmas Resor Garut, Igie N. Rukmana, S.Kom mengatakan, tugas Pokdarkamtibmas Sektor Bayongbong kedepannya yaitu membentuk pengurus Pokdar di tingkat Sub Sektor atau tingkat desa. Igie berharap, para Pembina dari Forkopim Kecamatan Bayongbong dan DPK Asosiasi Pemerintahan Desa Indonesia (Apdesi) Kecamatan Bayongbong juga turut memberikan dukungan atas kinerja dari Pokdarkamtibmas kedepannya.
“Terlebih lagi setelah pelantikan setiap anggota memiliki tugas dan peran masing-masing dalam menjaga keamanan dan ketertiban, seluruh anggota Pokdarkamtibmas yang dilantik merupakan sukarelawan yang akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kondusifitas di lingkungan, dan berupaya untuk menjaga hal tersebut dan mencegah gejolak-gejolak yang berkemungkinan muncul,” tandas Igie.
Dia menambahkan, Pokdarkamtibmas mulai dibentuk pada tanggal 25 November 2005 atas Surat Keputusan KAPOLRI No. Pol. : Skep/831/XI/2005 tentang Pembentukan dan Pembinaan Kelompok Sadar Kamtibmas (Pokdarkamtibmas). Semua lapisan masyarakat, kata Igie, dapat bergabung menjadi anggota Pokdarkamtibas. Tentunya setelah memenuhi syarat yang tercantum dalam AD/RT, nantinya anggota akan di teliti oleh pengurus Resor dan dibekali dengan Sandi Panggil, Kartu Tanda Pengenal, dan KTA Mitra Kepolisian.
“Visinya tentu menjadi sahabat dan menjalin kemitraan masyarakat dengan Polri dalam peningkatan kesadaran hukum dan cegah tangkal gangguan Kamtibmas. Pokdar bukan LSM/Ormas ataupun Organisasi Politik tapi sebuah organisasi yang lahir dari rahim Polri yang bertugas secara sukarela membantu penegak hukum untuk mengamankan dan menertibkan masyarakat,” pungkasnya. (*)