oleh

Wakil Bupati Garut Resmikan Lembaga Mahasiswa Keguruan Indonesia

HARIANGARUTNEWS.COM – Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman meresmikan Mahasiswa Keguruan Indonesia (MKI) sekaligus membuka acara Seminar Nasional Bedah Radikalisme Diskursus Penguatan Paham Kebangsaan bagi Mahasiswa calon guru, yang diselenggarakan Sabtu (15/02) di Gedung Pendopo Kabupaten Garut.

Hadir dalam acara, Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman, Kepala Kesbangpol Kabupaten Garut DrsWahyudidjaya M Si, mewakili Kapolres Garut, Kabag Ops Kompol Apri Rahman SE, Kasat Intelkam AKP Acep Hasbullah SH, Kabid Humas Diskominfo Kabupaten Garut Ricky Rizky Darajat, Ketua Umum MKI Raden Irfan Nata Perbangsa dan jajaran Koordinator MKI dari berbagai jurusan.

Ketua Umum MKI, Raden Irfan Nata Perbangsa menuturkan, rangkaian acara tersebut bertemakan “Bedah Radikalisme Diskursus Penguatan Paham Kebangsaan Bagi Mahasiswa Calon Guru”. Sementara materi seminar diisi oleh Prof Dr HA Tafsir MA, seorang guru besar filsafat Islam yang akan memaparkan radikalisme dari sudut epistemologi dan aksiologi. Kedua, Kombes Pol Ratno Kuncoro SIK, Kasubdit Baintelkam Polri, yang akan memaparkan materi, membersihkan sarang terorisme dalam dunia pendidikan.

“Terakhir materi seminar akan disampaikan oleh KH Dodo Aliyul Murtado, Cendikiawan muslim dari pondok pesantren Miftahul Huda Manonjaya, Tasikmalaya, yang akan memaparkan materi, membumikan kembali Islam sebagai agama Rahmatan lil alamin, ditengah ancaman fenomena ajaran menyimpang. Peserta yang hadir Dalam seminar ini merupakan perwakilan mahasiswa yang mengambil program pendidikan keguruan dari berbagai universitas dan perguruan tinggi yang ada di berbagai wilayah,” ucap Raden.

Dilanjutkan Raden, ada 12 perwakilan mahasiswa dari fakultas Institut atau sekolah tinggi dari Kabupaten Garut dan luar daerah, serta perwakilan dari siswa SMA Negeri 17 Garut SMA Negeri 1 Garut dan Madrasah Aliyah plus An-nur Garut.

Raden berharap, melalui MKI ini masa depan pendidikan nasional kita sedikit mendapatkan titik terang dari ragam problematika yang berkaitan dengan dunia pendidikan membelenggu melalui peran aktif MKI yang memang memiliki konsen khusus dalam hal itu, baik hal-hal yang bersentuhan dengan metode pembelajaran yang rumit.

“Saya juga berharap Pemerintah bisa kooperatif dengan kami dan lebih menaruh harapan besar kepada mahasiswa keguruan sebagai representative dari masa depan bangsa terutama pihak pemerintah yang memiliki kewajiban dan kewenangan dalam mengelola pendidikan. MKI juga akan konsen mengawal kebijakan kebijakan pendidikan yang memang dirasa pincang dan rancu atau tidak pro terhadap masa depan pendidikan. Kami, akan bertindak tegas dalam menyoroti isu penyimpangan atau deviasi, korupsi, kolusi, jual beli jabatan dan penyalahgunaan wewenang yang dinilai telah merugikan pendidikan,” beber Raden.

Sementara Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman, dalam sambutannya menyampaikan mengapresiasi terhadap penyelenggaraan seminar yang digelar MKI. Ia berharap keberadaan MKI khususnya di Kabupaten Garut, bisa bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam mengambil peranan dunia pendidikan.

Usai sambutannya, Wakil Bupati membuka secara resmi seminar dan menandatangani piagam peresmian Mahasiswa Keguruan Indonesia (MKI), yang langsung diserahterimakan kepada Ketua Umum Raden Irfan Nata Perbangsa. (Ndy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru