Ditemukan Positif di Kluster SMA dan SMK, KCD Wilayah XI Disdik Jabar : Jika Membahayakan Kita Tutup Dulu Sekolahnya

FOKUS, GARUT KOTA2,260 views

Penutupan sekolah dimana siswa atau siswi terkonfirmasi ditemukan ini, lanjut Aang, akan dilakukan selama sekitar lima sampai tujuh hari kedepan.

“Kita juga dilematis sebetulnya, loss learning, juga bahaya Omicron. Kita juga belum tahu ini Omicron, karena belum terima laporannya. Tapi intinya, kita (KCD) mengikuti keputusan Satgas Kabupaten, kalau harus ditutup ya kita tutup,” jelas Aang.

Aang mengaku, sudah koordinasi dengan para kepala sekolah di Wilayah XI, kalau seandainya ada dampak yang bisa membahayakan, kepala sekolah bisa mengambil kebijakan melakukan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dahulu.

Aang menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Garut melalui Kabid P2, yang mana telah dilakukan sampeling (sekolah) 10% beberapa hari lalu diantaranya, ditemukan 12 orang hasil PCR laboratorium RSUD, antara lain, dari SMK Bakti Kencana Bayongbong sebanyak 7 orang. Kemudian, SMKN 1 Garut 2 orang, SMA Muhammadiyah Bayubud Wanaraja 6 orang dan di SMA 6 Garut sebanyak 1 orang.

“Untuk saat ini kita belum mendapatkan laporan perkembangan terbaru dari Dinkes Garut. Saya juga akan koordinasi terus dengan Dinkes untuk perkembangan terbarunya,” pungkasnya. (Ndy)

Komentar ditutup.