oleh

Pemkab Garut Serahkan Hadiah kepada Pemenang Olimpiade Posyandu

HARIANGARUTNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut berkomitmen untuk memperkuat posisi 80 Posyandu primer yang ada di Kabupaten Garut. Hal ini disampaikan Bupati Garut, Rudy Gunawan, ketika memimpin Apel Gabungan, di Lapang Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (15/08/2022).

“Kami sekarang ini nanti akan saya bacakan KUAPPAS di anggaran perubahan, berasal dari dana DBHCHT dan dana DID, kami akan memperkuat posisi 80 posyandu, saya serahkan kepada DPMD anggaran 1,6 miliiar masing-masing posyandu satunya 20 juta untuk 80 posyandu primer yang ada di 80 desa,” ujar Bupati Garut.

 

Ia mengungkapkan dalam penguatan rangka penguatan ini, anggaran yang telah disiapkan diharapkan mampu melengkapi alat-alat penunjang yang ada di Posyandu, seperti contohnya oksigen dan bed yang berstandar kesehatan.

“Saya mohon DPMD segera memprioritaskan dan berkoordinasi dalam tim Perpers 72 (tahun 2021), yang menyangkut penanganan stunting, tingginya angka kematian ibu dan angka kematian bayi, kami 80 dulu nanti semuanya akan diselesaikan di anggaran 2023,” ungkap Bupati Garut.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Garut juga menyerahkan beberapa penghargaan kepada pemenang lomba Posyandu, olimpiade kader Posyandu, dan lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke – 50.

 

Sementara itu, salah satu pemenang Juara 1 Lomba Posyandu tingkat Kabupaten Garut, selaku Ketua Posyandu Syafir 3, Kustiati, menuturkan dirinya merasa bahagia dan bangga dengan didapatkannya gelar juara Posyandu ini. Apalagi, imbuh Kustiati, pihaknya melewati perjuangan yang luar biasa.

“Mudah-mudahan masyarakat di sekitar kami semuanya juga ikut merasakan peran utama Posyandu sebagai alat bantu, jangan takut-takut ke Posyandu, karena kita di Posyandu memberikan beberapa pelayanan yang terbaik,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Juara 1 Dasawisma juga kader dari TP PKK Kecamatan Leuwigoong, Siti Rahayu, berharap ke depannya masyarakat bisa terarah lebih baik, baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, perekonomian, dan bidang sosial, serta hal tersebut menurut Siti merupakan tugas dari seorang kader dasawisma maupun kader TP PKK.

“Harapannya pastilah senang dan harapan saya juga ingin mengangkat Kabupaten Garut menjadi juara satu lagi di tingkat Provinsi Jawa barat khususnya Kecamatan Leuwigoong,” tandasnya.

Terpisah, Lurah Kota Wetan Kecamatan Garut Kota, Galih Mswariz, SE SIP M Si, mengungkapkan kebanggaanya, karena Pos Posyandu Melati dari wilayahnya termasuk mendapatkan nominasi juara Harapan 1 lomba Posyandu tingkat Kabupaten Garut.

“Ini menjadi motivasi dan semangat juga bagi posyandu yang lainnya di Kelurahan Kota Wetan. Saya sangat berterima kasih kepada semua kader dan dukungan para ketua RW serta lembaga, sangat kompak sehingga mendapatkan hasil,” ucap Galih.

Galih berharap, para kader di Kota Wetan terus bersemangat dan kompak, apalagi saat ini para kader sedang disibukan dengan program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), namun dilihat semangat dan kompaknya kader posyandu yang kerja keras tanpa lelah untuk kepentingan warga masyarakat.

“Terima kasih semuanya tak terhingga, tetap semangat dan tunjukan prestasi yang terbaik untuk kemajuan Kota Wetan,” ungkap Lurah Kota Wetan.

Pantauan media, Pemberian hadiah di berikan langsung Bupati Garut, H Rudy Gunawan dan Wakil Bupati, dr Helmi Budiman di Dampingi Ketua TP PKK dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Garut. (Ndy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru