oleh

Pertama Kali Muncul Klaster Sekolah di Garut, Tim Satgas Covid-19 Hentikan PTM

HARIANGARUTNEWS.COM – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah dimulai di sejumlah sekolah di Kabupaten Garut sejak awal September 2021. Tentunya penerapan PTM disertai dengan sejumlah aturan guna mencegah penyebaran penularan Covid-19. Mulai dari menerapkan protokol kesehatan secara disiplin hingga pembelajaran di kelas secara bergantian dengan jam belajar dan kapasitas yang dibatasi.

Dan kekhawatiran masyarakat akan munculnya klaster baru di sekolah pasca dimulainya sekolah tatap muka benar terjadi. Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, membenarkan adanya transmisi lokal terjadi penularan di kelas, sehingga sekolah tersebut ditutup sementara karena terdapat siswa yang terpapar virus Covid-19.

“Setelah mendapat laporan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, benar di wilayah Kecamatan Bayongbong terdapat klaster sekolah karena ada beberapa siswa yang terpapar Covid-19. Saat ini petugas sedang melaksanakan tracing guna memutus rantai penularan COVID-19 ke siswa lainnya. Sekolahnya ditutup,” ujar Yeni yang juga Kabid Humas di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut, Jumat (28/01/2022).

Yeni menambahkan, Pemkab Garut mendorong pihak sekolah untuk menggencarkan pencatatan dan pelaporan kasus positif. Pencatatan secara aktif atau disebut active surveilance. Seperti upaya testing secara periodik dan melakukan tracing segera jika ada yang tertular.

“Semua pihak diharapkan selalu memastikan implementasi protokol kesehatan bagi seluruh unsur di sekolah. Protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas harus dijalankan dimulai dari rumah saat perjalanan dan saat beraktivitas di sekolah,” pungkasnya. (Igie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru