oleh

Ketua PANNA Garut Minta Anggota dan Masyarakat Doakan Para Nakes Berjuang Melawan Covid-19

HARIANGARUTNEWS.COM – Pandemi Covid-19 yang menyebabkan banyak orang terpapar membuat para medis kewalahan. Empat belas bulan menangani pasien Covid-19, para Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Garut mengalami kelelahan.

Ketua DPD Pergerakan Anti Napza Nusantara Amartha (PANNA) Kabupaten Garut, Igie N. Rukmana S.Kom mengajak anggota dan masyarakat berdoa untuk para dokter dan tenaga kesehatan yang gugur, serta mereka yang masih berada di garis depan dalam penanganan virus Covid-19. Sementara, bagi tenaga medis yang berjuang diberikan perlindungan ketika melakukan penanganan medis pasien Covid-19.

“Saya meminta kepada seluruh anggota PANNA dan juga masyarakat Garut untuk memohon kepada Allah SWT agar dapat memberikan ketahanan mental kepada para dokter dan nakes yang masih berjuang menghadapi pasien Covid-19 serta mendoakan atas perlindungan terhadap mereka dan keselamatan masyarakat Garut di tengah pandemi,” ujar Igie, Jumat (11/06/2021).

Menurut Ketua Penggiat Anti Narkoba di Garut ini, tenaga kesehatan adalah kelompok rentan karena berada di garis depan, sehingga membutuhkan dukungan untuk membangun rasa aman dan menjamin keselamatan dalam bertugas. Sebab, tenaga medis adalah garda terdepan atau queen of battle. Apalagi, kata Igie, banyak pengurus dan anggota PANNA yang menjadi tenaga kesehatan. Semoga tenaga medis yang berjuang diberikan perlindungan ketika melakukan penanganan medis pasien Covid-19, tukasnya.

“Kebetulan, pengurus relawan Penggiat Anti Narkoba dari PANNA di Garut ini kebanyakan para Nakes yang bertugas baik di Puskesmas, Rumah Sakit maupun di Dinas Kesehatan. Mereka tidak boleh berjibaku perang melawan Covid-19 sendirian. Kebutuhan dukungan moral perlu dipenuhi agar mereka dapat melakukan tugas-tugasnya dengan baik,” ujar Ketua DPD PANNA Kabupaten Garut.

Igie melanjutkan, dirinya berharap pada momentum pandemi Covid-19 ini menjadi titik balik bagi semua pihak untuk bergandengan tangan, gotong royong secara bersama-sama. Mudah-mudahan, kata Igie, para pengurus PANNA yang berada digaris depan menangani Covid-19, dapat mengilhami dan menjadi teladan untuk terus berkomitmen yang kuat, bersemangat, berdiri tegak mengabdi kepada kemanusiaan, seperti halnya menjadi relawan untuk menjadikan Kabupaten Garut bersih dari Narkoba. (Ndy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru