oleh

Bantuan Terus Mengalir kepada Mak Emin, Ketua Baznas Garut : Ini Bukti Komitmen Kami

HARIANGARUTNEWS.COM – Bantuan dari berbagai pihak kepada Mak Emin Aminah, warga Kampung Ciawi Kepuh RT03/07, Desa Majasari, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, yang rumahnya nyaris ambruk, terus mengalir. Setelah seorang pegawai Baznas Kabupaten Garut, Neti Yuliawati SIP, Ketua DPC PDI-P Yuda Puja Turnawan, Branch Manager Aksi Cepat Tanggap (ACT), Mochamad Dani Ramdani dan lainnya, Kamis (06/01/2021), giliran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut salurkan bantuan stimulan kepada lansia yang berumur 75 tahun tersebut.

Bantuan diserahkan di Kantor Baznas Kabupaten Garut, Komplek Islamic Center, Jalan Pramuka, Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Abdulah Efendi S Pd I ME dan Wakil Ketua IV Bidang SDM, Cecep Rukman S Sos M Si kepada keluarga Mak Emin yang diwakili Kepala Desa Majasari, Sulaeman, didampingi Sekmat Cibiuk Hj. Yeti Mulyati SIP dan Babinsa Desa Majasari Serda A. Ramdani.

Usai kegiatan, Wakil IV Bidang SDM Cecep Rukman menyampaikan, Baznas Kabupaten Garut akan terus berkomitmen mengedepankan segala bentuk pogram dalam upaya mensejahterakan masyarakat tidak mampu seperti program Garut Peduli bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang diberikan terhadap Mak Emin. Kondisi rumah Mak Emin sangat memprihatinkan sehingga perlu untuk dilakukan bantuan.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat meringankan beban keluarga Mak Emin. Bantuan program Garut Peduli ini bersumber dari hasil pengumpulan himpunan dana Zakat Infaq dan Sadaqah (ZIS) masyarakat Garut, artinya kita semua telah berpartisifasi meningkatkan kebaikan dan kepedulian terhadap sesama, terutama pada mereka yang tidak mampu,” ujar Cecep.

Cecep melanjutkan, pemberian bantuan yang dilakukan Baznas selalu dilaksanakan secara terbuka. Menurutnya hal tersebut merupakan sebuah bentuk transparasi Baznas dalam memberdayakan dana zakat.

“Kami berharap dengan semakin transparannya dana zakat yang kami berikan, dana zakat bisa lebih optimal lagi. Sehingga kami akan lebih baik lagi dalam mengentaskan kemiskinan dan permasalahan sosial di Kabupaten Garut,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Baznas Kabupaten Garut, Rd H Aas Kosasih S Ag M Si mengatakan bantuan yang diberikan kepada Mak Emin merupakan komitmen-komitmen Baznas selama ini. Ini adalah bukti komitmen dari Baznas dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Garut dan dalam rangka mengurangi kemiskinan di Kabupaten Garut, tandasnya.

“Bukan itu saja. Tugas Baznas Kabupaten Garut cukup berat sekali. Misal program kemanusiaan seperti bencana alam, kebakaran, rumah tidak layak huni, dan lainnya yang semula menjadi beban dan tanggung jawab Pemerintah, baik Pemda maupun Pemdes, kini Baznas menjadi bagian dari solusi itu,” ujar Ketua Baznas.

Tetapi, lanjut Ketua Baznas, dalam melaksanakan kegiatannya, ada beberapa hal yang mengganjal terkait penyaluran dari Baznas tersebut. Misal pengumpulan Zakat Profesi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemda Garut yang baru 25% sehingga perlu adanya dorongan dari Bupati Garut, Prosedur usulan dari Penerima Manfaat (PM) yang kerap tidak sesuai dengan Peraturan Baznas serta hal lainnya.

“Tak lepas dari kendala yang ada, kami akan terus menggali potensi zakat diluar zakat profesi guna untuk menutupi kekurangan pengumpulan di Baznas. Sesuai Visi dan Misi Baznas Garut Masa Kerja 2016-2021, kami akan tetap semangat, sabar, toleran dan konsisten karena hal ini sebagai ladang pengabdian segenap pimpinan dan amil pelaksana Baznas Kabupaten Garut,” pungkasnya. (Igie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru