oleh

Tas Raib Tak Ditanggapi Pihak RSUD dr Slamet, Warga Mengadu ke Bupati Garut

HARIANGARUTNEWS.COM – Viral postingan di media sosial facebook atas nama akun Alkazus Prawira Blackpearl di Group Facebook INFO LOKER DAERAH GARUT. Adalah Aab A. Radjak, warga Desa Simpangsari, Kecamatan Cisurupan, membuat surat terbuka untuk Bupati Garut, tertanggal 1 Januari 2021.

Dalam postingan surat terbukanya, yang bersangkutan mengadukan musibah kehilangan barang berharga miliknya berupa tas beserta isinya yakni sejumlah uang, aksesories, handphone dan beberapa dokumen penting yang terjadi di selasar ruang Jade, Rumah Sakit Umum (RSU) dr Slamet Garut pada tanggal 30 Desember 2020.

Postingan warga yang ditujukan kepada Bupati Garut

Berikut postingan surat terbuka yang ditujukan kepada Bupati Garut, yang ditulis Aab menggunakan akun facebook atas nama Alkazus Prawira Blackpearl di Group Facebook INFO LOKER DAERAH GARUT.

Garut, 1 januari 2021
Kepada,
Yth.
Bpk. Bupati Garut
H. Rudi Gunawan
Di Garut

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Yang terhormat Bpk. Bupati Garut, saya Aab A. Radjak warga asli garut dari kp. Cibolang Rt.04 Rw. 04 Ds. Simpangsari Kec. Cisurupan No. Kontak 082318538923, menyampaikan dan mengadukan mengenai musibah yg saya alami yaitu kehilangan Tas besrta isinya (sejumlah uang, aksesosris hp dan dokumen) yg terjadi di slasar Jade RSU dr. Slamet garut pada tgl. 30 Desember 2020 antara pukul 03.00 s.d. pkl 06.00 WIB. Setelah saya mengetahui kehilangan tas saya dan isinya, mka saya langsung melapor ke pihak keamanan Rsu dr. Slamet garut utk ditindak lanjut melalui rekaman CCTV, krn kebetulan TKP saya terpantau kamera CCTV yg terpasang didepan gedung Rubi. Namun, ktk petugas bagian pengelolaan dan pengawasan CCTV mengecek rekaman cctv ternyata baru diketahui muali dari tgl 24 desember sampai tgl kejadian yg menimpa saya cctv tidak merekam padahal tayangan live nya berjalan. Maka dgn kelalaian dan keadaan tersebut, saya sebagai keluarga pasien mengalamai kerugian atas kejadian yg menimpa saya. Percuma saja RSU dr. Slamet dipasang cctv jika keadaan dan kinerjanya seperti itu, seolah-olah tak ada gunanya. Saya mohon kpd Bpk. Bupati dan Pihak terkait agar menindaklanjuti keadaan tersebut dan kejadian yg merugikan saya selaku warga garut. Sekian surat ini saya sampaikan.
Mohon Bpk. Bupati dan pihak terkait bisa merespon dan menanggapi hal tsb diatas.
Terima kasih
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Ttd.
Aab A. Radjak
Tembusan
– Pihak2 terkait.

Saat dikonfirmasi, Aab A Radjak, melalui pesan whatsapp pribadinya membenarkan hal tersebut, ia mengaku kesal dengan terjadinya masalah kehilangan yang menimpanya. Aab juga menyayangkan kondisi CCTV di RSU dr Slamet, hidup tapi tidak bisa merekam kejadian.

Warga pun melaporkan kehilangannya kepda pihak kepolisian.

“Iya betul, justru saya kesal dengan peristiwa ini bukan tidak terima musibah, menyayangkan aja enggak bisa tindaklanjut melihat rekaman CCTV karena tak berfungsi. Padahal kalau rekaman ada, kan bisa dilihat pas kejadian,” ujar Aab, Sabtu (02/01/2021).

Lanjut dikatakan Aab, sangat disesalkan dan ironis sekali terlebih pihak RSU baru tahu CCTV tidak berfungsi, setelah ia melaporkan kejadian, bahkan mereka malah kaget CCTV rekaman tak berfungsi.

“Kebetulan saat itu juga saya laporan kejadian ke kantor Polsek Tarogong Kidul, terus langsung cek TKP, sama pusat CCTV Ini bisa dibilang mubadzir, dipasang dilokasi, sementara fungsinya tidak ada,” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi, Senin (04/01/2021), Direktur RSUD dr Slamet Garut, dr Husodo Dewo Adi Sp OT menyesalkan CCTV tidak bisa merekam, dan ia berjanji akan menindaklanjuti ke pegawainya.

“Nanti saya konfirmasi dulu yah sama bagian Humas” ujar Dirut RSUD dr Slamet. (TIM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru