oleh

Lagi! di Garut Nakes Kembali Terpapar, Layanan Puskesmas Ini Ditutup

HARIANGARUTNEWS.COM – Pasca ditemukannya satu tenaga kesehatan di Puskesmas Limbangan terpapar, pelayanan dihentikan dan Puskesmaa ditutup untuk umum, hal tersebut sesuai surat edaran Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut nomor 440/9548/Diskes, tanggal 23 September 2020 tentang laporan penutupan sementara layanan Puskesmas.

Sebagai tindaklanjutnya, petugas medis dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, melakukan Swab test massal, sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan di Puskesmas tersebut, pada Kamis (24/09).

Kepala Puskesmas (Kapus) Limbangan, dr Firman Herlambang, saat dikonfirmasi, membenarkan hal tersebut. Ia berharap masyarakat khususnya di Limbangan, selalu waspada dan selalu menjaga kondisi kesehatan, dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Betapa pentingnya untuk menjaga protokol kesehatan, dan saya menghimbau juga kepada seluruh masyarakat Limbangan khususnya umum untuk semuanya agar melakukan langkah langkah 3 M, diantaranya mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker sesuai anjuran pemerintah,” papar Kapus Limbangan, Kamis (24/09).

Dikatakan Kapus Limbangan, virus bisa menyebar kesiapa saja, jangankan masyarakat biasa, tenaga kesehatan (Nakes) pun bisa terpapar. Padahal, lanjut Kapus, para petugas Nakes sudah mematuhi protokol kesehatan, tetapi terkena juga.

“Saya selaku Kepala Puskesmas Limbangan, tidak bosan-bosannya selalu menghimbau pada petugas dan masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan pola 3M dan jangan sampai ada yang kena dampak lagi oleh Covid-19,” tandasnya.

Hal senada diungkapkan Camat Limbangan, Drs Heri Hermawan, selaku Ketua Gugus Tugas Kecamatan, terkait pola 3M untuk pencegahan penularan Covid-19.

“Iya saya dapat kabar dari pak Kapus bahwa ada salah satu karyawannya yang terpapar sesuai hasil PCR. Yang bersangkutan ini berdomisili di kecamatan lain, dan sudah tiga minggu tidak masuk kerja di Puskesmas karena sakit dan setelah setelah diperiksa swab test, ternyata positif Corona,” papar Camat Heri.

Selanjutnya, tambah Camat, Kepala Puskesmas memgambil langkah dan juga atas petunjuk Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, menutup sementara pelayanan untuk sterilisasi.

“Untuk pelayanan warga sementara dialihkan ke Puskesmas terdekat sekitar Kecamatan Limbangan,” pungkasnya. (T Supriatna)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru