oleh

Pimpin Apel Kesiap Siagaan Relawan Covid-19, Bupati Garut bersama TNI/Polri Terjunkan Ratusan ASN

HARIANGARUTNEWS.COM – Melalui Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Presiden RI menginstruksikan kepada seluruh jajaran Pemerintah Daerah, TNI dan Polri beserta masyarakat bahwa masalah virus corona adalah bukan masalah pemerintah, tetapi masalah seluruh masyarakat yang ada di Negara Republik Indonesia.

Berkenaan dengan hal tersebut, bertempat di Lapangan Apel Setda Kabupaten Garut, Kamis (17/09), Pemkab Garut bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Apel Kesiap Siagaan Relawan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Garut.

Forkopimda Kabupaten Garut.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Garut Rudy Gunawan SH MH, Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman, Sekda Garut Drs Zat Zat Munajat, Dandim 0611 Garut Letkol Czi Dr Deni Iskandar, S.T., M.(Han)., M.D.M., CAN, Kapolres Garut AKBP Dede Yudy Ferdiansyah, SIK MIK, Dandenpom III 2 Garut Letkol CPM Imran Ilyas SH, Kepala Kejari Garut Sugeng Hariadi SH MH, para Kepala SKPD beserta ASN di lingkungan Pemda Garut, perwakilan organisasi dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Garut mengatakan Pemkab Garut telah mengeluarkan Peraturan Bupati Garut Nomor 47 tahun 2020 tentang Pedoman Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, diikuti dengan langkah konkret dengan melakukan upaya-upaya baik melalui program promotif bahkan kuratif, supaya masalah yang berhubungan dengan penanganan virus corona dapat berlangsung dengan efektif dan berhasil.

“Terkait keberadaan relawan Covid-19 yang dibentuk, nantinya akan disebar ke berbagai pelosok untuk mensosialisasikan protokol kesehatan juga penyadaran kepada masyarakat pentingnya menjaga imunitas tubuh. Para relawan ini akan diterjunkan ke lokasi-lokasi yang belum terjangkau layanan Gugus Tugas seperti di gang-gang sempit atau pelosok perkampungan yang jauh dari jangkauan tim selama ini,” terang Bupati Garut.

Masyarakat, lanjut Bupati, selama ini banyak mengabaikan apa yang diwajibkan dalam protokol kesehatan, diantaranya menjaga jarak ketika berinteraksi, penggunaan masker, serta mencuci tangan pakai sabun dan desinfektan. Maka dengan itu, imbuh Rudy, para relawan akan dibekali vitamin dan masker untuk langsung melakukan sosialisasi dan penyuluhan disiplin kepada warga masyarakat.

Berdasarkan laporan Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, angka kumulatif terkonfirmasi Covid-19 di Garut hingga Rabu tanggal 16 September 2020 yakni mencapai 151 kasus. Dengan rincian 90 pasien dan 7 pasien yang meninggal. (Gie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru