oleh

Aktivis Seniman Garut, Anting Irawan RG : Hadiah Mobil HJG Ke-206 Harus Ada Jangan Bikin Malu

HARIANGARUTNEWS.COM – Ramai pemberitaan hadiah mobil jalan sehat Hari Jadi Garut (HJG) ke-206 tahun 2019 yang sampai saat ini belum diterima oleh pemenang. Hal ini menjadi sorotan para aktivis dan pemerhati kebijakan di Kabupaten Garut, salah Aktivis dan Seniman Garut Anting Irawan RG, yang turut menyoroti permasalahan tersebut yang tak kunjung usai.

“Terus terang ini membikin malu masyarakat Garut, dan ini adalah bukti kecerobohan panitia, dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Garut, dalam merekrut mitra pada kegiatan tersebut,” ujar Anting, Kamis (02/04).

Dikatakan Anting, walaupun Dinas beralasan merasa kecolongan karena sepertinya tidak mengetahui track rekornya siapa EO itu yang sebenarnya, sumber dananya dari mana, tentu ini perlu perhitungan yang matang terlebih dahulu.

“Sepertinya sekarang solusinya mendingan secepatnya Pihak Dinas, pihak EO dan disaksikan di Kepolisian, bagaimana bagusnya, yang jelas mobil hadiah tetap harus ada, karena itu adalah kosekwensinya, supaya tidak saling menyalahkan. Kamis (02/04).

Sebagai bagian dari aktifis dan pelaku seni, lanjut Anting, ia berharap persoalan ini segera selesai dan ambil hikmahnya, semoga kedepan jangan lagi terjadi hal hal semacam ini. Kedepan, tegas Anting, pihak panitia atau Dinas dan siapapun penyelenggara acara semacam ini, mesti hati hati dengan siapa kita kerjasama, cetusnya.

“Bagaimana kredibilitas penyelenggaranya? darimana sumber dananya?, bagaimana trackrekornya?, tidak cukup hanya memperlihatkan foto-foto kegiatan sebagai bahan laporan kegiatan. Apalagai sudah menyangkut event-event yang ada kaitannya dengan Garut, ini harus benar benar terkonsep secara profesional, apik, teiliti dan hati hati. Pesan saya, tolong jaga nama baik Garut oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun karena, Garut nu Urang,” pungkasnya. (Bulan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru