oleh

Di Garut, BKKBN Gandeng TNI Canangkan Manunggal Keluarga Berencana dan Kesehatan

HARIANGARUTNEWS.COM – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI), mencanangkan program Manunggal Keluarga Berencana dan Kesehatan tingkat Nasional tahun 2019.

Ini bertujuan bahwa melalui kegiatan KB Kesehatan, kita wujudkan sinegritas antara TNI, Pemerintah dan BKKBN dalam rangka meningkatkan keikutsertaan masyarakat guna membentuk keluarga yang berkualitas, sehat dan sejahtera, sebagai implementasi dari kerjasama kedua instansi tersebut dalam penguatan kependudukan. Koramil 1103 Wanaraja mewakili Kabupaten Garut dana kegiatan Bakti Sosial TNI bidang kesehatan dalam program Manunggal KB dan Kesehatan, Senin (11/11).

Danramil 1103 Wanaraja Kapten Inf Enjang Santana dalam pemaparannya Koramil 1103 Wanaraja membawahi 24 Desa dari 3 Kecamatan yakni Wanaraja, Sucinaraja dan Pangatikan.
Ia berharap melalui kegiatan kerjasama menghasilkan formula yang akan mendorong ketahanan keluarga.

“Saya sangat berharap melalui kegiatan kerjasama seperti ini akan menghasilkan formula yang dapat mendorong terwujudnya ketahanan keluarga sebagai kekuatan mendasar dalam rangka mewujudkan ketahanan nasional.

Dikatakan Danramil, keberhasilan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) itu telah di lakukan sosialisasi melalui para babinsa di tiap desa, sehingga akan menghasilkan sumber daya manusia yang tangguh dan meningkatkan derajat ketahanan nasional, serta mampu memberikan jaminan terhadap kesinambungan pembangunan nasional yang pada akhirnya akan mampu secara signifikan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“TNI juga bisa merupakan mitra kerja yang sangat potensial dalam mempercepat pencapaian keberhasilan program keluarga berencana sehingga dapat menekan angka kelahiran di Indonesia. Sejarah mencatat, kerja sama antara BKKBN dengan TNI yaitu berhasil menekan angka kelahiran,” bebernya.

Dengan begitu, lanjut Danramil, akan berdampak terhadap peningkatan pembangunan di bidang kesehatan, pendidikan dan perekonomian.l, sehingga norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera, melembaga dengan baik dan dapat mencegah kelahiran yang tidak diinginkan, sebagai program keluarga berencana dan Kami berharap kerja sama ini dapat terus kuat terjalin dan ditingkatkan.

Masih kata Danramil, TNI telah membantu BKKBN dengan melibatkan Babinsa dan tenaga lini lapangan yaitu Petugas Penyuluh KB atau PLKB yang telah alih kelola sebagai tenaga pusat untuk menjadi tenaga penggerak dan motivator di lapangan.

“Dengan adanya pemaduan dan integrasi kegiatan yang sinergis dengan TNI dan lintas sektor lain, baik lembaga eksekutif dan legislatif daerah, LSM, sektor swasta serta tokoh agama dan masyarakat, maka dapat memperkuat kembali program KKBPK di lapangan,” katanya.

Ditambahkan Danramil, pencanangan bakti sosial diharapkan dapat berkontribusi nyata dan meningkatkan kesertaan masyarakat dalam program KKBPK yang dapat menjangkau sasaran sampai daerah terpencil dan tertinggal, khususnya di Kampung KB, untuk menjaga kualitas pelayanan dan kelangsungan ber-KB. (Irwan Wijaya)*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru