oleh

Dr. (HC) H. Amas Setiana Sosok Inspiratif Dibalik Kesuksesan STIKes Karsa Husada

banner 300250

HARIANGARUTNEWS.COM – Berawal karier sebagai Pegawai Negeri Sipil, H. Amas Setiana bertekad untuk meningkatkan dan memperluas pelayanan kesehatan bagi masyarakat serta mengembangkan pendidikan di bidang kesehatan. “Kerja keras dan doa ibu” menjadi motto hidup sosok inspiratif pituin Garut kelahiran 10 Agustus 1930 ini.

Dengan dukungan penuh dari Kepala Dinas Kesehatan Kab. Garut saat itu (dijabat dr. H. Kurnadi Sumawiganda), ia memprakarsai pendirian sebuah yayasan. Tanggal 22 Januari 1990, berdirilah Yayasan Dharma Husada Insani Garut. Hampir di semua kecamatan memiliki Balai Pengobatan di bawah naungan yayasan tersebut.

Tahun 1994, kembali menuai kesuksesan sebagai pendiri akademi perawat (Akper) pertama di Garut, Akper Karsa Husada. Seiring perjalanan waktu, Akper Karsa Husada terus berkembang hingga sekarang sudah memiliki 2 kampus dan berganti nama menjadi STIKes Karsa Husada yang dinaungi Yayasan Dharma Husada Insani Garut.

“Selama masa kerja tiga puluh empat tahun, saya bekerja keras mengimbangi para sarjana dengan menimba ilmu dari buku dan pengalaman. Disiplin dan kejujuran dijadikan modal utama. Kekurangan saya tutupi dengan kerja keras” tutur suami Hj. Hayatiningsih ini.

Atas jasa-jasanya selama bekerja sebagai PNS, H. Amas Setiana telah mendapatkan sejumlah penghargaan. Diantaranya 7 penghargaan dari Bupati Garut, kemudian dari Gubernur Jawa Barat, Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri hingga penghargaan dari Presiden RI.
Sebagai pengakuan dari pihak luar negeri atas jasanya, ayah tiga putra-empat putri ini mendapatkan gelar kehormatan Doctor Honoris Causa (Dr. HC) di bidang The Regent of Northern California Global University.

“Bapak H. Amas Setiana bukan hanya seorang Pembina Yayasan Dharma Husada Insani Garut. Bagi kami beliau seorang bapak yang bijaksana dan tegas,” ungkap H. Engkus, S.Kep, M.Kes, Ketua STIKes Karsa Husada.

Karirnya terus menanjak hingga saat pensiun di tahun 1992, sampai saat ini tetap mendedikasikan diri di dunia kesehatan sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Dharma Husada Insani Garut.

Pada HUT Kemerdekaan RI ke-73 di tahun 2018, Bupati Garut H. Rudi Gunawan atas nama Pemerintahan Kabupaten Garut memberikan penghargaan kepada H. Amas Setiana sebagai Tokoh Luar Biasa.

Berkat kerja keras dan keyakinan akan kuasa Allah SWT melalui doa seorang ibu semua yang dicita-citakan tercapai. Mimpi H. Amas Setiana berikutnya adalah membangun rumah sakit untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan. (Tresyana)***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

  1. Along with everything that seems to be building within this particular subject matter, all your perspectives happen to be very stimulating. On the other hand, I am sorry, because I do not subscribe to your whole theory, all be it exciting none the less. It seems to us that your comments are generally not completely justified and in actuality you are your self not totally certain of your argument. In any event I did enjoy reading through it.

Berita Terbaru