oleh

Mayat Membusuk, Kapolres Garut Menduga Korban Sudah Tiga Minggu Meninggal

HARIANGARUTNEWS.COM – Sesosok mayat pria ditemukan membusuk di Kawasan Hutan Blok Pasir batu, Desa Pananjung, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut. Korban yang diduga menderita hipertensi/stroke itu ditemukan setelah tiga minggu meninggal.

Mayat bernama Kosim (70) warga Kampung Jatihurip RT07/02, Desa Tegal Gede, Kecamatan Pakenjeng, tersebut ditemukan di Kawasan Hutan Blok Pasir Batu, Kamis (26/09/2019) sekira pukul 09.00 WIB. Penemuan ini berasal dari aduan warga yang mencium bau busuk.

Saksi mata, Yusup Sutaryat (37) warga Kampung Bunisakit RT03/04, Desa Padamukti, Kecamatan Sukaresmi, imbuh Rina, yang sedang mencari kayu bakar melihat jenazah tergeletak dengan kondisi sudah membusuk. Polisi menduga korban meninggal sekitar tiga minggu lalu, cetusnya.

“Awalnya warga yang sedang mencari kayu bakar mencium bau busuk yang sangat menyengat, kemudian melaporkan hal ini kepada ketua RT, lalu menghubungi keluarganya dan pihak Kepolisian. Kata petugas diperkirakan korban kurang-lebih hampir tiga minggu dalam keadaan meninggal dunia di Kawasan Hutan Blok Pasir Batu dan tidak ada satu orang pun yang mengetahuinya,” imbuh Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Indonesia (Apdesi) Kecamatan Pamulihan, Rina Achlan, Kamis (26/09).

Rina mengatakan korban masih saudara salah satu warganya di Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan. Korban juga sudah cukup lama menderita stroke dan pikun.

Sementara, Kapolres yang baru saja bertugas di Garut, AKBP Dede Yudi Ferdiansyah SIK MIK, setelah mendapat laporan dari jajarannya membenarkan kejadian tersebut. Dede mengatakan, korban diduga memiliki riwayat hipertensi/stroke.

“Benar, setelah mendapat laporan dari Kapolsek Pamulihan diduga korban meninggal dunia akibat sakit stroke yang dideritanya sudah cukup lama, dan saat itu korban pergi ke Kawasan Hutan sendirian. Maka, pada saat korban meninggal dunia, tidak ada orang yang mengetahuinya. Diduga korban sudah meninggal selama tiga minggu,” tutur Kapolres Garut.

Kapolres menambahkan, hasil pemeriksaan tidak ditemukan bekas kekerasan terhadap korban tersebut. Dalam kasus ini, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan meminta kepolisian menyerahkan jenazah agar dapat segera dimakamkan, pungkas AKBP Dede Yudi Ferdiansyah. (Igie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru