Polsek Pasirwangi Gencar Razia Miras Jelang Ramadan

SEPUTAR GARUT126 Dilihat
0 0
banner 468x60
Read Time:2 Minute, 32 Second

hariangarutnews.com – Menjelang datangnya bulan Ramadan, Polsek Pasirwangi kembali menunjukkan sikap tegas terhadap peredaran minuman keras di wilayah hukumnya. Puluhan botol miras disita dari rumah warga melalui operasi kepolisian yang menyasar titik-titik rawan pelanggaran. Langkah ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bagian dari upaya serius menciptakan suasana ibadah yang lebih khidmat bagi masyarakat Pasirwangi.

Bagi sebagian orang, miras mungkin dianggap persoalan pribadi. Namun Polsek Pasirwangi memandang efeknya jauh melampaui pagar rumah pemiliknya. Banyak kasus kriminal, keributan, sampai kecelakaan berawal dari konsumsi alkohol. Operasi miras jelang Ramadan memunculkan kembali diskusi penting: seberapa besar peran kepolisian, keluarga, serta komunitas lokal dalam menjaga ketertiban sosial ketika masyarakat bersiap menyambut bulan suci.

banner 336x280

Peran Polsek Pasirwangi Menjelang Bulan Suci

Operasi penertiban miras oleh Polsek Pasirwangi menunjukkan pola kerja preventif, bukan sekadar reaktif. Alih-alih menunggu terjadi keributan, aparat bertindak lebih awal melalui razia terarah. Rumah warga dipilih berdasarkan informasi intelijen, laporan masyarakat, serta pemetaan titik rawan. Pola ini membantu menurunkan potensi gangguan keamanan yang biasanya meningkat saat menjelang dan selama Ramadan.

Dari sudut pandang penulis, gerak cepat Polsek Pasirwangi patut dilihat sebagai investasi sosial jangka panjang. Kebiasaan toleransi terhadap miras, apalagi bila beredar dekat pemukiman padat, sering berujung pada normalisasi perilaku berisiko. Ketika polisi hadir menindak tegas, pesan moral tersampaikan: ruang publik perlu steril dari aktivitas yang merugikan orang banyak.

Razia miras jelang Ramadan juga memiliki makna simbolis kuat. Ramadan identik dengan upaya menahan diri, memperbaiki perilaku, mendekat pada nilai spiritual. Ketika Polsek Pasirwangi menyita puluhan botol miras dari rumah warga, tindakan itu bisa dibaca sebagai dorongan agar lingkungan turut berbenah. Bukan hanya individu yang berpuasa, tetapi juga ruang sosial yang perlu dibersihkan dari pemicu kekacauan.

Dinamika Sosial di Balik Razia Miras

Meski demikian, razia semacam ini tidak lepas dari dinamika sosial yang kompleks. Sebagian warga mungkin merasa terusik ketika rumahnya didatangi aparat, meskipun operasi berjalan sesuai prosedur. Polsek Pasirwangi perlu menyeimbangkan ketegasan hukum dengan pendekatan persuasif. Komunikasi yang baik, penjelasan transparan, serta keterlibatan tokoh masyarakat dapat mengurangi resistensi dan membangun pemahaman bersama.

Penulis menilai, tantangan terbesar bukan hanya menyita botol miras, tetapi menghentikan siklus suplai dan permintaan. Selama ada pembeli, penjual akan terus bermunculan, meski telah berulang kali dirazia. Di sini, peran Polsek Pasirwangi idealnya dipadukan dengan edukasi masyarakat. Penyuluhan tentang bahaya miras, terutama untuk remaja, dapat mencegah lahirnya generasi baru pecandu alkohol.

Ada pula aspek ekonomi yang kerap terabaikan. Bagi sebagian warga, menjual miras menjadi sumber pemasukan cepat, meskipun ilegal. Polsek Pasirwangi tentu wajib menindak, namun pemerintah daerah serta lembaga terkait sebaiknya ikut hadir memberikan alternatif. Program usaha kecil, pelatihan kerja, atau akses modal dapat mengurangi ketergantungan warga terhadap bisnis berisiko tersebut.

Refleksi atas Peran Kepolisian dan Masyarakat

Pada akhirnya, operasi miras oleh Polsek Pasirwangi jelang Ramadan mengingatkan bahwa keamanan bukan tugas tunggal aparat. Masyarakat mesti berani melapor bila mengetahui praktik peredaran miras yang berpotensi menimbulkan kerusuhan. Keluarga perlu memperketat pengawasan terhadap anggota yang rentan terpengaruh ajakan minum alkohol. Penulis memandang, sinergi antara penegakan hukum, ketegasan moral keluarga, serta kepedulian lingkungan akan melahirkan Ramadan yang bukan hanya khusyuk untuk ibadah, tetapi juga lebih aman, tertib, dan manusiawi bagi seluruh warga.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
banner 336x280