Tangkal Napza di Pelosok, GANNA Garut Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba kepada Siswa SD di Kecamatan Cisewu 

FOKUS2,500 views

Senci mengatakan, dalam momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sekolah ini memiliki komitmen yang kuat untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba di lingkungan sekolah. Narkoba, kata Dia, saat ini semakin banyak dijumpai di kalangan pemuda dan pelajar dalam berbagai jenis dan bentuk. Maraknya pengedaran narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya di kalangan generasi muda sangat meresahkan. Generasi muda yang diharapkan dapat menjadi penerus bangsa, lanjut Senci, ini justru semakin banyak yang terjerumus penyalahgunaan Narkoba. Dengan keaadan ini di rasa perlu membuat suatu kegiatan sosialisasi atau penyuluhan mengenai Narkoba.

Penggiat Anti Narkoba DPD GANNA Kabupaten Garut, Senci Estorina, S.Pd saat menjadi narasumber di SDN 3 Nyalindung.

“Penyampaian materi Narkoba ini tidak hanya komunikasi satu arah saja. Kami mengadakan simulasi yang melibatkan siswa, tentang bagaimana cara menolak seseorang yang menawarkan Narkoba. Kami berharap dengan kegiatan ini, kesadaran pelajar akan bahaya Narkoba semakin meningkat, dan mereka akan lebih responsif ketika ada tindakan mencurigakan di lingkungan sekolahnya, para pelajar dapat melapor kepada pihak guru, sehingga tindakan kejahatan Narkoba di lingkungan sekolah dapat ditangkal,” ungkap Senci Estoria.

Sementara itu, Kepala SDN 3 Nyalindung, Tata Mulyana, S. Pd, menyambut baik kegiatan sosialisasi Narkoba di sekolahnya. Menurutnya, sekolah ini tidak hanya sekedar basa basi untuk mengatakan war on drugs, karena ia ingin memberikan kontribusi yang nyata dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

“Kegiatan sosialisasi ini adalah salah satu bentuk komitmen kami untuk tanggulangi Narkoba di lingkungan sekolah. Karena Narkoba sangat berbahaya sekali, jadi penting bagi kami untuk membentuk kesadaran para siswa untuk menangkal tawaran Narkoba. Diharapkan dengan adanya penyuluhan bahaya narkoba ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan para pelajar tentang Narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya,” pungkas Tata. (*)

Berita Terbaru