Jadikan Daerahnya Bebas Napza, Ketua GANNA Ini Getol Gelar Penyuluhan dan Sosialisasi Bahaya Narkoba di Wilayah Bekasi

FOKUS313 views

HARIANGARUTNEWS.COM – Sebagai langkah antisipatif dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, khususnya di lingkungan sekolah, Kepala SMPN 2 Cikarang Barat, Erni Nursanti, menghadirkan pengurus Gerakan Anti Narkotika Nusantara Amartha (GANNA) Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi untuk menggelar Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba di Aula SMPN 2 Cikarang Barat, Jalan Bojong Koneng No.125, Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Kamis (06/07/2024).

Ketua DPC GANNA Cikarang Barat, Fuji T. Lestari, yang diberikan tugas oleh pengurus DPP GANNA Indonesia dan DPW GANNA Jawa Barat guna menyelaraskan GANNA di Kabupaten Bekasi ini, dalam pemaparannya menyampaikan tentang berbagai jenis narkoba dan psikotropika yang banyak beredar di masyarakat. Hal ini harus menjadi perhatian pihak sekolah, siswa, maupun orang tua siswa itu sendiri.

Fuji T. Lestari saat menyampaikan materi bahaya narkoba di hadapan siswa-siswi SMPN 2 Cikarang Barat

“Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah siswa agar tidak terjerumus dalam dunia narkoba, salah satunya dengan mengikuti berbagai kegiatan yang positif di sekolah dan bergabung dengan komunitas yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan,” tandas Fuji saat menyampaikan materi bahaya narkoba dihadapan siswa-siswi SMPN 2 Cikarang Barat.

Dalam kesempatan tersebut juga dijelaskan efek negatif penyalahgunaan narkoba bagi manusia. Fuji berpesan kepada seluruh peserta agar menjadi generasi yang berkualitas, inovatif, dan mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan jaman dengan belajar yang tekun.

Penasehat GANNA Cikarang Barat yang juga seorang anggota TNI aktif turut menyampaikan pesan-pesan moral kepada siswa.

“Kita ingin para pelajar disini, menjadi contoh sekaligus penyampai pesan kepada seluruh pelajar lainnya, untuk memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkoba di sekolah. Terlebih pengetahuan dan ilmu-ilmu anti narkoba memang harus ditanamkan sejak dini, terutama mulai usia belajar. Sehingga program sekolah bebas narkoba ini akan terus ditularkan kepada sekolah-sekolah lainnya di Bekasi,” ungkapnya.

Dilanjutkan Fuji, Narkoba dalam penggunaan yang tidak diawasi dapat menimbulkan dampak negatif. Dampak tersebut tidak menutup kemungkinan dapat merusak generasi muda. Salah satu cara agar bahaya tersebut tidak meluas, maka perlu program pencegahan terutama di sekolah.

“Pencegahan tersebut dapat melalui peran orang tua, guru dan pemangku kebijakan sebagai bagian dari masyarakat. Biasanya peran guru dibagi dalam empat yakni sebagai pendidik, penasehat, pembimbing dan lebih utama lagi sebagai problem solver. Peran guru ini tentu tidak akan memiliki kekuatan jika tidak didukung oleh peran sekolah,” tandasnya.

Pelajar SMPN 2 Cikarang Barat siap perang melawan narkoba

Fuji melanjutkan, upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah diantaranya membuat tata tertib sekolah, melakukan razia intensif dan spontan, bekerjasama dengan instansi terkait guna penyuluhan dan sosialisasi, menggunakan ekstrakurikuler sebagai sarana pencegahan, memasukkan materi tentang narkotika ke dalam kurikulum pengajaran,  dan memaksimalkan tugas dalam upaya pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza).

“Diharapkan agar upaya pencegahan tersebut dapat diikuti oleh semua sekolah sebagai salah satu usaha untuk mencegah rusaknya anak bangsa melalui Napza. Anak-anak adalah generasi yang paling menentukan. Mulai dari lingkungan sekolah, kita harus galakkan pelajar anti narkoba agar mereka tidak terjerumus dan ikut berpartisipasi aktif menyelamatkan bangsa dari ancaman narkoba,” pungkas Ketua DPC GANNA Cikarang Barat yang getol mengkampanyekan bahaya narkoba tersebut.

Didampingi pengurus DPC GANNA lainnya, Ketua GANNA, Fuji T. Lestari serahkan sertifikat kepada Kepala Sekolah SMPN 2 Cikarang Barat.

Sementara, Kepala SMPN 2 Cikarang Barat, Erni Nursanti, menuturkan adapun acara yang digelar adalah sebuah kegiatan di dalam sekolah yang bertujuan untuk mewujudkan warga sekolah yang memiliki pengetahuan, kesadaran, kepedulian dan peran serta warga sekolah dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Perdaran Gelap Narkoba (P4GN).

“Masalah narkoba tidak hanya masalah obat, melainkan sangat kompleks termasuk peredaran dan lain-lain. Oleh karena itu, perlu kerja sama semua pihak agar kita bisa mengantisipasi hal tersebut dan menyelamatkan masa depan anak-anak generasi penerus bangsa. Seperti yang kami laksanakan hari ini, kami mengadakan sosialisasi tentang penyalahgunaan narkoba kepada para pelajar bersama GANNA Cikarang Baat sebagai Mitra BNN untuk mengedukasi tentang bahaya narkoba kepada siswa-siswi disini,” ujarnya.

Oleh sebab itu, melalui sosialisasi yang dilakukan pihaknya ini ia berharap dapat memberikan pemahaman kepada pelajar tentang bahaya narkoba itu sendiri. Sehingga mereka dapat menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba.

“Alhamdulillah selama disini, tak pernah kedapatan siswa-siswi kami ada yang terlibat dalam kasus narkoba maupun hal-hal yang bertentangan dengan norma hukum,” pungkas Kepala SMPN 2 Cikarang Barat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *