Mendapat Dukungan Para Guru Madrasah, Ketua FKDT Garut Siap Maju di Pilkada 2024

POLITIK2,759 views

HARIANGARUTNEWS.COM – Nama kandidat calon kepala daerah saat ini menjadi perbincangan masyarakat di Kabupaten Garut. Sudut-sudut kota dan lokasi strategis nampak sudah terpampang di reklame, bentangan spanduk dan lainnya, foto para kandidat Bakal Calon Bupati Garut dengan ragam meme yang mereka tawarkan kepada publik. Tak hanya itu, perkenalan diri para kandidat ini juga dimuat media konvensional berbasis online dan cetak.

Para pimpinan partai politik (parpol) yang ada di Kabupaten Garut, kini saling bertemu silaturahmi, saling menjajaki satu sama lain dengan harapan terbangun koalisi untuk mengusung pasangan calon yang akan menjadi jagoannya. Karena di Kabupaten Garut, parpol yang memiliki anggota parlemen di DPRD tidak bisa berdiri sendiri jika ingin mengusung calon kepala daerah.

Silaturahmi ini juga dilakukan para kandidat kepada para elit parpol, baik yang mempunyai basic kader partai maupun non-kader partai. Para kandidat ini terutama yang non-kader parpol, menawarkan diri dan berharap, parpol yang dikunjungi bisa mengusung dirinya sebagai calon kepala daerah.

Di antara sederet nama-nama Bakal Calon Bupati Garut yang masuk bursa, Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Garut, H. Iim Komarudin, S.Pd.I, turut meramaikan perhelatan Pilkada Garut. Memiliki berbagai program yang ditawarkan untuk kemajuan masyarakat Kabupaten Garut, Iim menyatakan kesiapannya maju di Pilkada 27 Nopember 2024 mendatang.

Pantauan media, hampir disetiap kecamatan para pengurus FKDT juga para guru madrasah diniyah ramai membuat baliho sebagai dukungan Balon Bupati Garut.

“Saat ini kami sedang konsen kepada pemberdayaan ekonomi pesantren. Ya tentunya, karena para santri juga berasal dari kalangan masyarakat, sehingga pemberdayaan ekonomi pesantren ini akan berimbas kepada masyarakat secara luas di Kabupaten Garut,” ujar Iim kepada hariangarutnews.com, Kamis (25/04/2024).

Ketua FKDT mengaku, program yang digembar-gemborkan ini bukan nanti dikemudian hari setelah menjadi kepada daerah. Namun saat ini DPC FKDT Garut yang membawahi lembaga-lembaga pesantren di Kabupaten Garut, sedang merealisasikan program tersebut.

Ia berharap, dengan program yang ditawarkannya, kedepan bagaimana pemberdayaan ekonomi pesantren bisa terbangun untuk meningkatkan kesejahteraan pesantren, karena ia menilai bahwa para santri pesantren, selain memiliki ilmu agama, juga harus memiliki daya kemampuan usaha ekonomi.

“Kita melihat di Garut ada pertanian, peternakan, perikanan, itu sangat cocok. Nanti dibuat beberapa wilayah. Seperti Cikajang cocoknya kan pertanian. Ada juga yang cocok perikanan dan peternakan,” katanya.

Ketua DPC FKDT Kabupaten Garut ini menambahkan, dibawah naungan lembaga yang dipimpinnya tersebut, ada 2300 lembaga pendidikan keagamaan, tersebar di Kabupaten Garut, dengan jumlah penduduk (ustad) sekitar 13 ribu orang. Dengan hal tersebut, dirinya memantapkan diri untuk maju di Pilkada Kabupaten Garut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *