Car Free Day Dorong Penguatan Ekonomi Lokal di Samarang Garut, Ini Penjelasan Pengelola

SEPUTAR GARUT2,061 views

HARIANGARUTNEWS.COM – Pertumbuhan pesat ekonomi di masyarakat menjadi harapan pemerintah. Sehingga, berbagai program anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota, dalam upaya penguatan ekonomi untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Di Desa Cintarakyat Kecamatan Samarang Kabupaten Garut, ada salah satu kegiatan yang mana diharapkan, ini menjadi salah satu unggulan program penguatan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Kegiatan Car Free Day telah menjadi platform penting bagi UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) setempat.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Cintarakyat, Dede Sandi. Sejak delapan bulan dibuka, Car Free Day ini mempunyai dampak positif bagi pertumbuhan ekonom masyarakat lokal/setempat.

“Dari delapan bulan ke belakang, kami melihat banyak UMKM bermunculan, baik dari dalam desa maupun dari desa tetangga. Awalnya tidak begitu banyak, namun seiring waktu, jumlah pedagang yang bergabung terus meningkat,” ujar Dede Sandi, Senin (08/04/2024).

Kegiatan tersebut, lanjut Dede, diinisiasi oleh masyarakat itu sendiri, karena melihat potensi yang ada yakni adanya objek wisata. Bahkan tak hanya Desa Cintarakyat saja. Warga dari Desa Cintarasa, Samarang, setiap hari Minggu, dari dalam dan luar desa berkumpul untuk menikmati suasana santai dan berbelanja dari berbagai pedagang lokal.

“Awalnya, kami hanya melihat beberapa pedagang yang berjualan di pinggir jalan. Namun, sekarang jumlahnya mencapai hampir 170 pedagang aktif,” tambahnya.

Lebih lanjut kata Dede, Pengelola Kawasan Wisata (Pokdarwis) dan Karang Taruna serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), berkolaborasi dalam pengelolaan Car Free Day tersebut. Atas kebersamaan ini, Dede merasa bersyukur karena berjalan dengan baik selama delapan bulan terakhir.

“Tujuan utama kami adalah untuk mendorong pertumbuhan UMKM lokal dan memberdayakan masyarakat Desa Cinta Rakyat. Awalnya, kegiatan ini hanya dilakukan setiap Minggu pagi, namun atas permintaan pedagang, kami mencoba menjalankannya setiap hari,” papar Dede.

Dede menambahkan, kegiatan tersebut paling ramai pada akhir pekan, khususnya pada hari Jum’at, Sabtu dan Minggu. Selain itu, dengan adanya permintaan dari paguyuban pedagang, kegiatan Car Free Day kini berlangsung secara reguler sepanjang minggu, terutama selama bulan Ramadhan.

“Dengan berjalannya Car Free Day ini setiap hari, harapannya adalah semakin banyak pengunjung yang datang, sehingga UMKM di Desa Cinta Rakyat dapat tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat setempat,” pungkas Dede Sandi. (MAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *