Wujudkan Sekolah Bebas Napza, DPD GANNA Gelar Penyuluhan dan Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMAN 13 Garut

FOKUS2,066 views

HARIANGARUTNEWS.COM – Sebagai langkah antisipatif dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, khususnya di lingkungan sekolah, Kepala SMA Negeri 13 Garut, Drs. Dede Kustoyo, M.Pd, melalui Wakil Kesiswaan Budi Arijal, S.Pd menghadirkan Penggiat Anti Narkoba dari DPD Gerakan Anti Narkotika Nusantara Amartha (GANNA) Kabupaten Garut untuk menggelar Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba di Aula SMAN 13 Garut, Jalan Raya Selaawi-Limbangan, Kecamatan Limbangan, Selasa (10/10/2023).

Sekretaris DPD GANNA Kabupaten Garut, yang juga Pemateri, Nendi Sajidin, dalam pemaparannya menyampaikan tentang berbagai jenis narkoba dan psikotropika yang banyak beredar di masyarakat. Hal ini harus menjadi perhatian pihak sekolah, siswa, maupun orang tua siswa itu sendiri.

“Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah siswa agar tidak terjerumus dalam dunia narkoba, salah satunya dengan mengikuti berbagai kegiatan yang positif di sekolah dan bergabung dengan komunitas yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan,” tandas Nendi.

Nendi Sajidiin, saat menyampaikan materi bahaya narkoba dihadapan ratusan siswa-siswi SMAN 13 Garut.

Dalam kesempatan tersebut juga dijelaskan efek negatif penyalahgunaan narkoba bagi manusia. Nendi berpesan kepala seluruh peserta agar menjadi generasi yang berkualitas, inovatif, dan mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan jaman dengan belajar yang tekun.

“Kita ingin para pelajar disini, menjadi contoh sekaligus penyampai pesan kepada seluruh pelajar lainnya, untuk memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkoba di sekolah. Terlebih pengetahuan dan ilmu-ilmu anti narkoba memang harus ditanamkan sejak dini, terutama mulai usia belajar. Sehingga program sekolah bebas narkoba ini akan terus ditularkan kepada sekolah-sekolah lainnya di Garut,” ungkap Nendi Sajidin.

Ketua DPD GANNA Garut, Igie N. Rukmana S.Kom menuturkan, Narkoba dalam penggunaan yang tidak diawasi dapat menimbulkan dampak negatif. Dampak tersebut tidak menutup kemungkinan dapat merusak generasi muda. Salah satu cara agar bahaya tersebut tidak meluas, maka perlu program pencegahan terutama di sekolah.

Penyerahan sertifikat oleh Ketua DPD GANNA Kabupaten Garut kepada Wakil Kesiswaan SMAN 13 Garut.

“Pencegahan tersebut dapat melalui peran orang tua, guru dan pemangku kebijakan sebagai bagian dari masyarakat. Biasanya peran guru dibagi dalam empat yakni sebagai pendidik, penasehat, pembimbing dan lebih utama lagi sebagai problem solver. Peran guru ini tentu tidak akan memiliki kekuatan jika tidak didukung oleh peran sekolah. Semoga bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda akan semakin memperkokoh dan meneguhkan komitmen kita semua untuk selalu menyatakan perang terhadap penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.

Igie melanjutkan, upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah diantaranya membuat tata tertib sekolah, melakukan razia intensif dan spontan, bekerjasama dengan instansi terkait guna penyuluhan dan sosialisasi, menggunakan ekstrakurikuler sebagai sarana pencegahan, memasukkan materi tentang narkotika ke dalam kurikulum pengajaran,  dan memaksimalkan tugas dalam upaya pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza).

“Diharapkan agar upaya pencegahan tersebut dapat diikuti oleh semua sekolah sebagai salah satu usaha untuk mencegah rusaknya anak bangsa melalui Napza. Anak-anak adalah generasi yang paling menentukan. Mulai dari lingkungan sekolah, kita harus galakkan pelajar anti narkoba agar mereka tidak terjerumus dan ikut berpartisipasi aktif menyelamatkan bangsa dari ancaman narkoba,” pungkas Ketua DPD GANNA Garut.

Sementara, Wakil Kesiswaan SMAN 13 Garut, Budi Arijal, S.Pd, didampingi TIM Satuan Disiplin, Rama Wardana, S.Pd, menuturkan adapun acara yang digelar adalah sebuah kegiatan di dalam sekolah yang bertujuan untuk mewujudkan warga sekolah yang memiliki pengetahuan, kesadaran, kepedulian dan peran serta warga sekolah dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Perdaran Gelap Narkoba (P4GN).

Penyerahan poster sebagai Vaksin Narkoba.

“Masalah narkoba tidak hanya masalah obat, melainkan sangat kompleks termasuk peredaran dan lain-lain. Oleh karena itu, perlu kerja sama semua pihak agar kita bisa mengantisipasi hal tersebut dan menyelamatkan masa depan anak-anak generasi penerus bangsa. Seperti yang kami laksanakan hari ini, kami mengadakan sosialisasi tentang penyalahgunaan narkoba kepada para pelajar bersama GANNA Garut sebagai Mitra BNN (Badan Natkotika Nasional) untuk mengedukasi tentang bahaya narkoba kepada siswa-siswi disini,” tutup Budi.

Oleh sebab itu, melalui sosialisasi yang dilakukan pihaknya ini ia berharap dapat memberikan pemahaman kepada pelajar tentang bahaya narkoba itu sendiri. Sehingga mereka dapat menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba.

“Alhamdulillah selama 14 tahun mengajar di SMAN 13 Garut ini, tak pernah kedapatan siswa-siswi kami ada yang terlibat dalam kasus narkoba maupun hal-hal yang bertentangan dengan norma hukum,” tutup Budi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *