oleh

Dampak Negatif Gadget Bagi Kesehatan

Dampak Negatif Gadget Bagi Kesehatan

Oleh : Raisya Fauziah Hudaya

HARIANGARUTNEWS.COM – Secara umum, gadget adalah suatu perangkat atau alat elektronik yang berukuran relatif kecil serta memiliki fungsi khusus dan praktis dalam penggunaannya. Gadget bukan hanya dalam bentuk smatphone saja, laptop, komputer, tablet, dan semacamnya termasuk ke dalam jenis-jenis gadget yang sudah biasa kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Gadget memiliki fungsi dan manfaat yang relatif sesuai dengan penggunanya. Fungsi dan manfaat gadget secara umum diantaranya:

1. Komunikasi
Pengetahauan manusia semakin luas dan maju. Jika zaman dahulu manusia berkomunikasi melalui batin, kemudian berkembang melalui tulisan yang dikirimkan melalui pos. Sekarang zaman era globalisasi manusia dapat berkomunikasi dengan mudah, cepat, praktis dan lebih efisien dengan menggunakan gadget.

2. Sosial
Gadget memiliki banyak fitur dan aplikasi yang tepat untuk kita dapat berbagi berita, kabar, dan cerita. Sehingga dengan pemanfaatan tersebut dapat menambah teman dan menjalin hubungan kerabat yang jauh tanpa harus menggunakan waktu yang relatif lama untuk berbagi.

3. Pendidikan
Seiring berkembangnya zaman, sekarang belajar tidak hanya terfokus dengan buku. Namun melalui gadget kita dapat mengakses berbagai ilmu pengetahuan yang kita perlukan. Tentang pendidikan, politik, ilmu pengetahuan umum, agama, tanpa harus repot pergi ke perpustakaan yang mungkin jauh untuk dijangkau.

Sekarang ini pengguna gadget tidak hanya berasal dari kalangan pekerja. Tetapi hampir semua kalangan termasuk anak dan balita sudah memanfaatkan gadget dalam aktifitas yang mereka lakukan setiap hari. Hampir setiap orang yang memanfaatkan gadget menghabiskan banyak waktu mereka dalam sehari-hari untuk menggunakan gadget. Oleh karenanya gadget juga memiliki nilai dan manfaat tersendiri bagi kalangan orang tertentu. Akan tetapi banyak dampak negatif yang muncul dalam pemanfaatan gadget.

Meskipun sebagian besar dari masyarakat memanfaatkan gadget untuk komunikasi, urusan pekerjaan atau bisnis, mencari informasi, ataupun hanya sekedar untuk mencari hiburan. Namun penggunaan gadget yang berlebihan dapat memberikan banyak dampak negatif, khususnya pada kesehatan. Bukan hanya pada kesehatan raga, tetapi kesehatan mental seseorang pun dapat terganggu dari penggunaannya gadget, apalagi secara berlebihan.

Adapun dampak negatif gadget diantaranya adalah:

1. Masalah penglihatan

Melansir situs 21st Century Repairs, dampak negatif penggunaan ponsel pintar dalam durasi yang lama dapat menyebabkan masalah pada mata dan penglihatan. Beberapa masalah yang bisa ditimbulkan seperti mata lelah, kemerahan, pandangan kabur, sensasi terbakar di mata, bahkan penurunan penglihatan akibat terlalu fokus pada layar ponsel. Oleh sebab itu disarankan untuk menjaga jarak antara ponsel dengan mata sekitar 16 sentimeter (cm) dan kurangi melihat layar smartphone bila tidak terlalu penting.

2. Mengganggu pola tidur
Dampak buruk menggunakan gadget sampai larut malam dapat mengganggu jam biologis Anda, apalagi bila sudah keasyikan bermain game atau menonton film. Hal ini dapat membuat Anda melewatkan waktu tidur saat malam hari. Akibatnya, pola tidur menjadi terganggu dan Anda kehilangan waktu beristirahat yang cukup.

Tidak hanya itu, menurut American Optometric Association, paparan cahaya biru dari layar pada malam hari dapat menghambat kerja hormon melatonin. Akibatnya, Anda akan lebih mudah terkena insomnia.

3. Tidak fokus

Dampak negatif penggunaan gadget berikutnya adalah membuat Anda menjadi tidak fokus. Banyaknya informasi yang mudah diakses melalui internet di smartphone dapat membuat pikiran Anda teralihkan. Akibatnya, Anda menjadi tidak fokus pada pekerjaan dan aktivitas sehari-hari yang sebenarnya lebih penting. Kondisi ini juga dapat menimpa para pelajar sehingga membuat mereka tidak fokus belajar dan sibuk dengan informasi-informasi yang tidak bermanfaat.

4. Sakit kepala

Selain berdampak pada kesehatan mata, pancaran cahaya dari ponsel pintar juga dapat menyebabkan sakit kepala. Kondisi ini dapat diperparah bila otak Anda terlalu terbebani saat bermain game terus menerus sambil berganti-ganti aplikasi. Pada kasus yang parah, Anda berisiko mengalami sakit kepala yang tak tertahankan, migrain, leher tegang, ansietas, stres, bahkan depresi.

5. Postur tubuh yang tidak ideal

Menurut penelitian dari Journal of Physical Therapy Science, penggunaan gadget yang terlalu lama memiliki dampak negatif terhadap postur tubuh. Lambat laun, tubuh Anda menjadi lebih membungkuk, posisi leher menjadi semakin maju ke depan, atau bentuk bahu jadi melengkung. Tidak hanya mengganggu penampilan, perubahan postur tubuh ini ternyata juga berpengaruh pada kelancaran pernapasan Anda.

6. Cedera pada otot dan ligamen

Lebih lanjut, postur tubuh yang buruk saat menggunakan gawai dapat menyebabkan tekanan berlebihan pada otot dan persendian di tangan, jari-jari, leher, dan pinggang. Jika kebiasaan ini terus berlanjut dalam waktu lama, dapat menyebabkan nyeri otot, pegal, bahkan cedera pada persendian. Untuk mencegah dampak buruk gadget tersebut, disarankan untuk mengubah-ubah posisi dan melakukan peregangan bila menggunakan perangkat ini dalam waktu yang cukup lama.

7. Mengurangi Interaksi dengan Orang

Meskipun kehadiran gadget mampu mempermudah komunikasi, tapi saat menggunakannya terlalu sering akan membuat interaksi di dunia nyata menjadi berkurang. Anda akan terlalu fokus pada dunia maya, komunikasi bersama keluarga dan orang terdekat menjadi berkurang. Dapat membentuk gangguan anti sosial secara tidak langsung jika sudah terbiasa, dari usia anak-anak.

8. Menumbuhkan Sikap Egosentris

Anak-anak yang sering bermain gadget dari usia dini, maka akan memicu timbulnya sikap seperti egosentris. Sikap egosentris ini merupakan sikap yang tidak baik, terutama di lingkungan sosial. Para pengguna gadget yang berlebihan, akan terbiasa tidak peduli dengan orang lain secara tidak langsung. Selain itu akan muncul rasa empati yang kurang terhadap lingkungannya. Tentu saja hal tersebut akan merugikan anda.

9. Memicu Berkembangnya Konsumerisme

Dampak psikologis yang lain, dengan munculnya budaya konsumerisme. Konsumerisme ini berkaitan dari segi ekonomi dan sering terjadi pada anak remaja masa kini. Sehingga hal tersebut masuk dalam salah satu gangguan psikologis pada anak remaja. Karena kemunculannya juga terjadi dari keinginan para remaja yang terus menerus untuk membeli gadget terbaru dan mengikuti trend.

Dengan begitu dapat menyebabkan anak-anak remaja hidupnya lebih boros, terutama pengeluaran operasional berupa gadget. Biaya ini juga terdiri dari service hand phone, pulsa, aksesoris gadget dan yang lainnya. Mampu mempengaruhi gaya hidup, menjadi egois dan suka pamer dengan teman-temannya. Sifat ini akan merusak tingkat konsumtif dan seharusnya tidak dimiliki oleh anak-anak remaja yang masih duduk di bangku sekolah. Karena anak-anak biasanya belum tentu dapat memilih salah satu informasi secara benar.

Poin-poin di atas hanyalah sebagian dari dampak yang akan diperoleh bila menggunakan gadget apalagi secara berlebihan. Walaupun dampak negatif yang diperoleh terlihat menyeramkan, namun kita bisa meminimalisirnya dengan menggunakan gadget secukupnya. Pergunakanlah gadget hanya untuk keperluan penting seperti mencari materi yang tidak ada di buku, berkomunikasi dengan orang yang jaraknya jauh, dan lain sebagainya.

Meskipun saat ini gadget memberikan banyak konten hiburan yang dapat menghibur di kala letih, namun tetap batasi durasi penggunaannya. Jangan sampai kita baru menyadari dampak negatif dari gadget disaat kita sudah terlanjur merasakan beberapa gangguan kesehatan seperti yang sudah disebutkan di atas.

Penulis adalah siswi SMKN 2 Garut Kelas XI

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru