oleh

Bupati Garut Sebut ‘Core Value BerAKHLAK’ Akan Menjadi Perhatiannya

HARIANGARUTNEWS.COM – Bupati Garut, Rudy Gunawan, menyebutkan bahwa core values Aparatur Sipil Negara (ASN) yakni BerAKHLAK yang memiliki akronim Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif, menjadi suatu hal yang akan menjadi perhatiannya.

Hal ini disampaikan Bupati Garut, ketika memberikan sambutan dalam acara Evaluasi dan Rekonsiliasi Pencapaian Atas Target PBB-P2 (Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan) per Kecamatan Semester I (Satu) Tahun 2022 yang dihadiri oleh para camat dan tamu undangan lainnya, di Aula Bank BJB Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jum’at (05/08/2022).

“(Ke) tujuh value ini akan menjadi perhatian kita, karena saya ingin di satu setengah tahun ke depan, saya meng under control semua, bisa saling mengingatkan (karena) semua program berorinteasi pelayanan,” ujar Bupati Garut.

Ia juga menginginkan di kecamatan terdapat lingkungan kerja yang harmonis, salah satu contohnya adalah dengan menghargai keberadaan kasi di kecamatan.

“Makanya saya ingin memberdayakan mereka dalam bentuk satu komitmen harmonisasi organisasi di tingkat desa, untuk meningkatkan aksestabel, akuntabel, kompeten dan adaptif kolaboratif, jadi itu nanti akan ada perubahan besar-besaran yang akan kita lakukan,” ungkapnya.

Selain itu, Rudy juga mengatakan, saat ini pihaknya menginginkan adanya pengembangan SKP (Sasaran Kerja Pegawai) yang berkeadilan dengan menggunakan parameter yang terukur ketika sebuah karir akan ditempati. Namun, imbuh Rudy, hal tersebut dikecualikan untuk camat, karena jabatan tersebut diprioritaskan untuk lulusan STPDN.

“Boleh saya mengajukan di luar STPDN dengan surat pernyataan dan disetujui oleh Pak Gubernur, makanya kalau camat itu misalnya ada non STPDN-nya pasti kudu ngirim surat heula ka Gubernur,” imbuh Rudy.

Berkaitan dengan PBB, ia menilai bahwa kontribusi camat bisa dikatakan minim sekali. Meskipun begitu, ia tetap mengapresiasi para camat yang melakukan upaya sebagai koordinator untuk peningkatan PBB ini.

“Jadi komunikasi dan kolaboratif yang bisa menciptakan itu, meskipun ya (tetap) ada usaha sebagai koordinator, tapi komunikasilah dengan kepala-kepala desa, supaya kepala desa juga bisa ini, saya juga akan mengganti camat yang tidak disukai oleh kepala desa tapi (tetap) objektif,” katanya.

Ia berharap para camat bisa meningkatkan kinerjanya. Terlebih, saat ini banyak kantor kecamatan yang sudah representatif.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut, Hendra S. Gumilang, menuturkan, berdasarkan data yang dimilikinya, realisasi pajak daerah pada tahun 2022 semester 1 sudah mencapai 50.81%, kemudian kegiatan retribusi sudah mencapai angka 42.33%

Sementara, berkaitan dengan PBB, hingga hari kemarin (Kamis, 4 Agustus 2022), realisasinya sudah mencapai angka Rp 17.219.927.603 atau 40.51%.

“Pada intinya saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Ibu Camat di mana realisasi hari ini sudah lebih baik dibandingkan 2021, tapi masih di bawah realisasi tahun 2019 masih lebih bagus di 2019 yang sudah mencapai 50%,” tutur Hendra.

Ia memaparkan untuk pembayaran PBB ini, hingga data terakhir yang diterimanys, baru Kecamatan Talegong yang sudah lunas 100 persen.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru