oleh

HUT Ke-9 Gelar Jalan Sehat, Wakil Bupati Apresiasi Media Harian Garut News Peduli Stunting

HARIANGARUTNEWS.COM – Sampai saat ini angka stunting di Kabupaten Garut berada di angka 16 persen dari jumlah pengukuran sebanyak 80 persen. Bila dinominalkan terdapat 30 ribu anak di Kabupaten Garut yang stunting.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, saat melepas peserta Jalan Sehat dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Harian Garut News bertemakan “Cegah Stunting, Sehat Garutku, Tumbuh Negeriku”, yang digelar di Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Sabtu (25/6/2022).

“Seperti diketahui status gizi pada balita merupakan salah satu indikator penting pembangunan suatu bangsa. Saat ini di Indonesia masalah kekurangan gizi pada balita masih tinggi. Dari Kemenkes itu datanya 35 persen, jadi ini pada awalnya Garut 7 persen berdasarkan penimbangan, sekarang penimbangan betul-betul menggunakan alat standar yang presisinya cukup bagus,” kata Wakil Bupati Garut.

Wakil Bupati Garut, dr Helmi Budiman, bersama Pimcab Bjb Garut Mochamad Indra dan Pimpinan Umum Harian Garut News, Tata Ansorie, melepas peserta jalan sehat di Alun-Alun Garut.

Helmi memperkirakan, Kabupaten Garut mampu bertahan di angka 16 persen setelah dilakukan pengukuran sebanyak 100 persen nantinya. Dalam kaitan itu, Wakil Bupati Garut berterimakasih kepada Harian Garut News yang memiliki perhatian kepada masyarakat khususnya terkait stunting, yang saat ini gerakan besarnya sedang digalakan oleh Pemerintah Kabupaten Garut.

“Di ulang tahunnya yang ke 9, saya ucapkan terima kasih kepada media Harian Garut News karena ada perhatian buat masyarakat, baik menjadikan masyarakat sehat, maupun kepedulian terhadap masyarakat kita yang stunting,” ucapnya.

Wakil Bupati Garut juga mengapresiasi media Harian Garut News yang terus bisa bertahan dan berkembang di Kabupaten Garut, sehingga sampai saat ini bisa melaksanakan HUT yang ke-9.

Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr Tri Cahyo Nugroho membedah persoalan stunting lewat Talk Show Guar Garut.

“Tidak mudah mengolah sebuah media. Saya yakin ini adalah hasil kerja keras daripada pimpinan, kemudian seluruh wartawan yang terlibat di media Harian Garut News,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Umum Harian Garut, Tata Ansorie mengatakan, hari ini merupakan momen terpenting bagi media Harian Garut News yang telah berjalan selama 9 tahun lamanya.

“Semban tahun kami melawan arus teknologi yang memang begitu setiap tahun semakin berubah-ubah dan semakin canggih. Sementara kami pun harus mempersiapkan SDM yang mumpuni,” kata Tata.

Ia berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, sehingga dapat berjalan dengan lancar. Dalam kegiatan ini juga, dilakukan kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh kurang lebih 2000 peserta dengan beragam hadiah menarik.

Salah seorang warga Garut saat memenangkan kupon undian sepeda motor Jalan Sehat HUT Ke-9 Harian Garut News.

 

“Saya mengucapkan terima kasih yang sangat dalam kepada Pemkab Garut, Bank Bjb, Yayasan Royal Amartha Nusantara, kepala SKPD, Wijaya Foundation, BUMD, pihak perusahaan dan semua sponsor yang mendukung acara Jalan Sehat pada HUT Ke-9 Harian Garut News ini,” tandasnya.

Terkait tema HUT Ke-9 Harian Garut News, revalensi stunting menjadi perhatian dan tugas bersama. Olehnya itu, Tata meminta kepada seluruh perangkat daerah bersama pemangku kepentingan terkait untuk melakukan inovasi-inovasi agar upaya pemenuhan gizi masyarakat, utamanya bagi mereka yang rentan seperti ibu hamil dan anak balita, bisa terpenuhi dengan baik dengan menggunakan kearifan lokal di tiap wilayah.

“Tentunya perlu segera kita atasi bersama, baik pemerintah kabupaten maupun pemerintah desa, individu, komunitas, CSR, maupun swasta harus bersinergi dan bersatu dalam upaya penanggulangan stunting,” pungkas Tata.

Pada kesempatan yang sama digelar acara Talk Show, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Tri Cahyo Nugroho mengungkapkan, masalah kekurangan dan kelebihan gizi pada balita akan mempengaruhi perkembangan fisik, mental, dan sosial pada masa kanak-kanak hingga masa dewasa dan lansia.
“Untuk mencegah terjadinya masalah gizi tersebut perlu dilakukan identifikasi gangguan pertumbuhan dan intervensi sejak dini terutama pada 1000 hari pertama kehidupan sehingga dapat mencegah terjadinya masalah gizi dan masalah kesehatan pada anak, remaja, orang dewasa, dan lansia. Karena itu upaya perbaikan gizi pada usia dini merupakan investasi jangka panjang untuk kesehatan dan kesejahteraan individu, keluarga, dan masyarakat umum,” ungkap dokter Tri.

Acara Jalan Sehat HUT Ke-9 Harian Garut News yang digelar turut dimeriahkan oleh cukur gratis Abah Atrox, santunan kepada Pasukan Srikandi Kuning oleh Wijaya Foundation, group band yang digawangi AHF Foundation, hadiah hiburan menarik hingga doorprize satu unit sepeda motor.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru