oleh

Dorong Ekonomi dalam Seni Budaya dan Wisata, Kecamatan Selaawi Siap Gelar Bamboo Festival 2021

HARIANGARUTNEWS.COM – Pemerintah Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, gelar tahapan persiapan agenda ‘Selaawi Bamboo festival 2021’ untuk menuju Selaawi sebagai Kota Bambu. Acara digelar di aula kecamatan setempat, dihadiri oleh para kepala desa, anggota BPD, tokoh masyarakat dan pemuda, tokoh seni dan budaya.

Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, saat ini menjadi icon tersendiri dengan hasil berbagai macam karya seni dan alat rumah tangga dari bahan baku bambu. Bahkan pemerintahan setempat menjadikannya ciri khas daerah dan wisata seni bambu. Dengan perencanaan yang matang pula, di Kecamatan akan menggelar Festival Bambu tahun 2021.

Camat Selaawi, Ridwan Effendi S STP M Si, mengatakan, saat ini seluruh stakeholder yang ada melaksanakan musyawarah perencanaan dan tahapan dalam rangka menghadapi kegiatan yang cukup besar di wilayah kerjanya.

“Hari ini kita melaksanakan musyawarah persiapan gelaran Selaawi Bamboo Festival 2021 dan memang sebelumnya juga pernah dilaksanakan di tahun 2016,” ujar Camat Ridwan, diruang kerjanya, Kamis (09/09/2021).

Gelaran Bamboo Festival ini, lanjut Ridwan, bertepatan juga dengan momentum hari jadinya Kecamatan Selaawi yang ke 38 tahun. Kegiatan ini juga, kata Ridwan, merupakan spirit untuk penguatan sumber daya dan pengembangan potensi unggulan yang mengarah kepada ekonomi kreatif, seni dan budaya dan lingkungan.

“Dalam gelaran ini juga, kita juga tidak berbicara hanya untuk di Selaawi semata, ingin lebih luas lagi dalam ruang lingkup Kabupaten Garut sampai tingkat Jawa Barat dan Nasional,” ungkap Camat Selaawi.

Tentunya sambung Camat Ridwan, kemasan rancangan kegiatan saat ini sedikit terpengaruh dengan kondisi pandemi Covid-19. Makanya, kegiatan diatur sedemikian rupa dengan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Mudah-mudahan PPKM ini di bulan Desember nanti sudah semakin landai bahkan sudah tidak ada lagi. Ini bertepatan juga selesainya pembangunan Bamboo Creative Center yang tahap kedua.

Camat muda penuh inovasi ini juga menambahkan, gelaran festival akan dilakukan dalam setiap tahun. Karena di Kecamatan Selaawi, bambu menjadi sebuah seni dan budaya, barang kebutuhan bahkan bisa menjadi gaya hidup. Walaupun saat ini belum begitu masif.

“Kegiatan ini harus lebih dikuatkan lagi dan menjadikan inpirasi buat kita semua. Masyarakat di Selaawi sangat berharap sekali kedatangan para pejabat tinggi, baik dari tingkat nasional. Misalnya menteri atau bahkan kepala negara, karena Selaawi juga merupakan bagian dari Indonesia. Saya berharap, dengan festival ini dapat menginspirasi dan menguatkan tema pembangunan kawasan berbasis potensi unggulan lokal,” pungkasnya. (T Supriatna)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru