oleh

Pertahankan Ikon Batik Tulis Garutan, Dekranasda dan Disperindag ESDM Gelar Silaturrahmi bersama Pengrajin

HARIANGARUTNEWS.COM – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Garut, gelar acara silaturrahmi bersama para pelaku atau pengrajin Batik Tulis Garutan, di gedung Parigel, Jalan Cimanuk, Tarogong Kidul, Selasa (04/05/2021).

Hadir dalam acara, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan (Kadisperindag) dan ESDM Kabupaten Garut Drs H Nia Gania Karyana M Si, beserta staf, Ketua Dekranasda Kabupaten Garut, Hj Diah Kurniasari dan jajaran pengurus, tamu undangan dan puluhan para pelaku atau pengrajin Batik Tulis Garutan.

Kadisperindag dan ESDM Garut Drs H Nia Gania Karyana M Si, dalam paparannya berharap, dengan kegiatan yang digelar, merupakan bentuk perhatian Dekranasda Kabupaten Garut terhadap keberlangsungan Batik Tulis Garutan.

“Ini adalah kegiatan Dekranasda dan kebetulan saya selaku ketua harian, jadi saya hadir dalam acara ini turut mensuport apa yang diinginkan oleh Ketua Umum Dekranasda,” ujar Gania, di ruang loby Dekranasda Garut, usai acara.

Selanjutnya, sambung Gania, kegiatan ini sebagai wahana silaturrahmi dalam bulan suci Ramadhan antara pembatik dan Dekranasda serta beberapa kebutuhan pokok dalam rangka mensuport para generasi pembatik dan juga ingin mengetahui berapa banyak jumlah generasi pembatik yang ada di Garut.

“Kita ingin tahu berapa banyak jumlah pembatik dan ternyata tadi ada 40an,” ucap Gania.

Gania juga menyampaikan, ia sudah meminta agar pembatik terbentuk kelompok agar ada kemudahan dalam mengkoordinasikan, yang mana ini bertujuan, setelah silaturrahmi dilakukan akan dilakukan pembinaan secara berkesinambungan.

“Pembinaan tidak hanya oleg Indag, semua harus ada peran serta. BUMN harus ada CSR-nya, ada Dinas Koperasi. Bu Diah selaku Dekranasda, sudah luarbiasa memberikan suport kepada generasi pembatik Garutan,” bebernya.

Hal senada disampaikan, Ketua Dekranasda Kabupaten Garut Hj Diah Kurniasari. Dalam paparanya ia menuturkan bahwa, Dekranasda siap terus mensuport para pembatik. Diah mengaku prihatin dengan kondisi perkembangan para pelaku pembatik Garutan saat ini.

Mengulas dengan yang disampaikan Kadisperindag, dalam mendongkrak perkembangan usaha para pembatik ini, Diah juga akan menyampaikan kepada Bupati selaku kepala daerah, bagaimana bisa dilakukan yang diawali dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menggunakan pakaian dengan memakai batik Tulis Garutan. Diah pun berjanji akan mengkomunikasikan kembali kepada Bupati terkait perencanaan Kampung Batik yang karena kondisi belum bisa terlaksana sampai saat ini.

“Saya akan ngobrol kembali dengan pak Rudy (Bupati) atau paling tidak tolong lah dari pemerintah daerah, mau kontrak atau membeli, kita akan mempersiapkan tempat untuk kampung batik ini,” kata Ketua Umum Dekranasda Garut. (Ndy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru