oleh

Ribuan Kegiatan SKPD Kelabakan, Bupati Garut : Siapa yang Bertanggungjawab Kalau Bermasalah

HARIANGARUTNEWS.COM – Dalam apel gabungan dilapangan Setda, Senin (05/04/2021), Bupati Garut H Rudy Gunawan menyampaikan bahwa saat ini Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kelabakan karena dari 18 PPK yang ada, sementara jumlah kegiatan mencapai 2500 sampai 3.000 kegiatan.

“Mereka (SKPD) yang buat, masuk ke Bappeda, harus diteken bupati. Siapa yang pertanggungjawabkan kalau ada masalah,” ujar Rudy, saat sambutan apel.

Rudy menginginkan, penggunaan anggaran tahun 2022 lebih akuntable dan tepat sasaran karena keuangan terbatas. Apalagi, lanjut Rudy, dirinya telah menerima surat dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang menyatakan dalam transfer umum itu sudah meliputi untuk pengangkatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Kalau di Dapodik ada 8.000, padahal tahun ini kami sudah mengangkat 1.200 PPPK,” ucap Rudy.

Perhitungannya sambung Rudy, kurang lebih total anggaran sekitar Rp450 miliar hanya untuk PPPK. Maka, kata Rudy, jangan berharap ada kegiatan apapun di tahun 2022. Memang sambung dia, APBD itu tidak harus menjadi fisik, karena pembangunan sumber daya manusia dan kesehatan itu jumlahnya lebih besar.

“Sudah suruh saja ke desa, Dana Desa kan aman Rp630 miliar. Kita sudah tidak lagi mempunyai kemampuan keuangan. Saya selaku penanggungjawab keuangan daerah, paham itu, bukan BPKAD aja, saya juga belajar, membaca, membuat satu strategi karena saya selaku penanggungjawab keuangan daerah,” bebernya.

Rudy menjelaskan bahwa, Kepala BPKAD, Sekda dan Kepala SKPD selaku Pengguna Anggaran (PA) adalah pelimpahan dari Bupati termasuk Bendaharawan. Makanya, imbuh Rudy, ia berharap dalam penyusunan APBD tahun 2022 lebih baik kembali. (Ndy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru