“Dari data jumlah terpapar positif Covid-19 di Kota Wetan, kita bisa tahu dan menzonasi wilayah RW dan RT, serta mengambil langkah-langkah strategis penanganan sesuai Permendagri, yang mengerucut ke Perbup, serta Keputusan Bupati Garut” kata Galih.
Teknis dilapangan seperti apa, ini akan dilaksanakan sesuai Peraturan Bupati Garut nomor 10 tahun 2021 Pedoman Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dalam penanganan Covid-19, dan Keputusan Bupati Garut nomor 67 tahun 2021 tentang Pembentukan Tim Pelaksana Pembatasan Sosial Berskala Mikro dalam Penanganan Covid-19.
“Khusunya di Kota Wetan, ada dua wilayah RW yang dinilai rentan dan perlu perhatian khusus. Karena dilihat dari jumlah terpapar kedua RW ini sampai sekarang terbanyak,” pungkasnya. (Ndy)
Komentar ditutup.