oleh

Dorong UMKM Siap Ekspor, PT PNM Cabang Garut Gelar Pelatihan Temu Usaha Nasabah ULaMM

HARIANGARUTNEWS.COM – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM cabang Garut gelar pelatihan Temu Usaha Nasabah ULaMM dengan tema UMKM siap Ekspor secara daring melalui sarana video conference, pada Selasa (15/09). Tujuan pelatihan tersebut untuk meningkatkan kemampuan nasabah dalam mengelola usaha, mengembangkan potensi nasabah untuk menguatkan usahanya di tengah pandemi, dan memperluas jangkauan pemasaran usaha nasabah.

Officer PKU dan JML PNM cabang Garut, Billy Nur Akbar Paramita, menjelaskan, PNM secara berkesinambungan memberikan pendampingan dan pembinaan usaha kepada nasabah, baik berupa pelatihan tematik hingga pembinaan secara reguler dan pelatihan klaster yang berdasarkan pada kesamaan wilayah ataupun jenis usaha.

“Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang biasanya dilakukan secara tatap muka oleh PNM untuk mendampingi nasabah. Namun di tengah pandemi pelatihan dialihkan menjadi online melalui sarana video conference, tentang PT Permodalan Nasional Madani (Persero),” ujar Billy, Selasa (15/09).

Officer PKU dan JML PNM cabang Garut, Billy Nur Akbar Paramita,

Dijelaskan Billy, PT PNM (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengemban tugas khusus memajukan ekonomi kerakyatan dengan memberikan pembiayaan, pendampingan dan pembinaan usaha kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). PNM, sambung ia, memiliki dua produk unggulan yaitu Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang memberikan layanan kepada perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro dan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang diperuntukan kepada pelaku UMKM.

Temu Usaha Nasabah ULaMM dengan tema UMKM siap Ekspor secara daring melalui sarana video conference

Ditambahan Billy, dalam merealisasikan komitmen untuk memberikan pendampingan dan pembinaan kepada nasabah, PNM melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) memberikan pendampingan dan pembinaan usaha kepada nasabah, baik berupa pelatihan tematik hingga pembinaan dan pelatihan kelompok usaha (klaster) yang berdasarkan pada kesamaan wilayah ataupun jenis usaha.

“Saat ini PNM memiliki lebih dari 3.000 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 427 Kabupaten/Kota, dan 4.276 Kecamatan,” pungkasnya. (Gie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru