oleh

Menuai Perguncingan, Pengadaan Masker Rp 5 Miliar oleh Dinkes Garut Ditengarai Menjadi Ajang Bancakan

HARIANGARUTNEWS.COM – Program pengadaan jutaan masker yang digagas Pemkab Garut melalui Dinas Kesehatan menuai pergunjingan. Pengadaan masker yang dianggarkan hingga Rp 5 miliar itu, ditengarai menjadi ajang bancakan pihak tertentu untuk mengeruk keuntungan.

Bahkan, pengadaan masker itu disebut-sebut jadi bahan rebutan kelompok-kelompok tertentu. Mereka mem-plotting pengadaan untuk kemudian mengambil keuntungan dari pembuatan masker tersebut.

Hal ini pun menjadi perhatian banyak kalangan. Banyak aktivis yang menyoroti. Salah satunya Ketua DPD Pasukan Siap Tempur Garut, Jajang merasa prihatin dengan kondisi itu. Terutama karena pengadaan masker itu dilakukan untuk memerangi pandemi Covid-19.

Pihaknya menilai, tidak seharusnya ada pihak ketiga yang terlibat dalam pengadaan masker. Karena pengadaan masker itu, untuk menumbuhkan UMKM di tengah lesunya ekonomi. Terlebih lagi, jika itu benar dari kalangan orang-orang di birokrasi Pemkab Garut.

Ketua DPD Pasukan Siap Tempur Garut, Jajang, menilai pengadaan satu juta masker dengan anggaran Rp5 Miliar oleh Dinas Kesehatan hanya dijadikan ajang bancakan tanpa melibatkan UMKM.

“Yang kami tahu, pengadaan masker itu niatnya untuk membangkitkan ekonomi UMKM di tengah pandemi. Jangan sampai malah membuat UMKM semakin banyak yang gulung tikar karena tidak mendapatkan order lantaran diambil pihak lain demi mendapat keuntungan,” tutur Jajang, Rabu (06/05) malam.

Karena itu, ia mendesak APH untuk bersikap. Jika memang ada penyimpangan dan permainan harga dalam pengadaan masker itu, instansi penegak hukum harus mengusutnya.

“Harus ada pengawasan yang ketat dari APH. Supaya anggaran yang bersumber dari rakyat tidak dibuat mainan,” pungkasnya. (Igie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru