oleh

Ada Sekoper Cinta di Cikajang Garut


HARIANGARUTNEWS.COM – Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, gelar launching Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta), Selasa (18/02) di GOR Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang. Hadir dalam acara, Camat Cikajang Undang Saripudin S Sos M Si, Danramil 1116 Cikajang Kapten Inf Didi Suryadi, para Kepala UPT, para Kepala Desa dan tamu undangan. Kegiatan ini diikuti oleh 15 group, terdiri dari 12 group dari tiap desa dan 3 group dari Korwil Pendidikan, Puskesmas dan AB Senam.

Kepala Desa Mekarjaya, Sukanda, disela kegiatan launching, mengatakan, mendukung atas terselenggaranya acara, ia juga mengirimkan peserta dari desanya.

“Pada hari ini kami mengikutsertakan lomba Sekoper Cinta, Alahmadulilah Desa kami mendapatkan II kategori yakni, juara harapan II (dua) flashmob Sekoper Cinta dan juara II peserta bazar,” ujar Sukanda.

Dikatakan Sukanda, Sekoper Cinta adalah program Gubernur Jawa Barat yang di launchingkan pada bulan Desember 2019 lalu. Ketua pelaksana program ini adalah ibu Gubernur Jawa Barat. Tujuannya adalah bagaimana ibu-ibu bisa meraih cita-cita, terutama ibu-ibu Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK). Bagaimana masyarakat posyandu bisa meraih cita-cita dengan sekolah di desa, agar bisa menjadi perempuan mandiri dengan program yang ada di Sekoper Cinta.

“Sekoper Cinta ini produk yang dihasilkan oleh pa Ridwan Kamil, melalui DP3A KB Propinsi Jawa Barat, satu bentuk peningkatan kesejahtraan perempuan,” beber Sukanda.

Sementara, Camat Cikajang Undang Saripudin S Sos M Si, menuturkan, gebyar launching Sekoper Cinta se-Kecamatan Cikajang ini, diisi dengan lomba flashmob.

“Alhamdulilah 12 desa ikut ditambah dari intansi, keseluruhan ada 15 group. Ibu-ibunya cukup antusias, mudah-mudahan tidak hanya launching saja,” tandas Camat.

Camat berharap, nanti dalam pelaksanaannya sekolah perempuan mencapai impian dan cita-cita ini bisa di laksanakan di tiap desa masing-masing.
Ia juga sudah berkoordinasi dengan Korwil Pendidikan di setiap sekolah.

“Banyak ibu-ibu yang menunggu anak-anaknya baik di sekolah TK atau Kober dan SD, ini bisa dimanfaatkan difasilitasi oleh Korwil pendidikan dan sekolah. Nanti sambil menunggu, bisa diisi dengan sekolah Sekoper Cinta,” pungkasnya. (Bilal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru