oleh

Disperindag Jabar, Makin Mantaf Pendirian Sekolah Kopi

HARIANGARUTNEWS.COM/BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat, makin mantaf dengan rencana untuk mendirikan sekolah kopi di Jawa Barat. Pasalnya, saat ini Jabar sudah banyak memiliki wisata kopi. Hal tersebut hampir di seluruh daerah, tetapi keberadaannya belum terintegrasi.

Kepala Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar, Arifin Sodjayana mengatakan, Jabar ingin mendirikan sekolah kopi agar setiap orang bisa belajar, menanam, dan mengolah kopi. Bahkan, nantinya bisa sampai jadi barista atau petani yang hebat.

“Dalam waktu dekat Pak Gubernur akan kembali ke Korea untuk mematangkan rencana ini,” ujar Arifin kepada wartawan, Rabu (30/10/2019).

Menurut Arifin, Gubernur Jabar akan ke Korea Selatan untuk mematangkan rencana tersebut karena memang ada universitas kopi dari Korea yang ingin bekerja sama membuka sekolah kopi tersebut. Rencananya, sekolah kopi akan berdiri di daerah Pangalengan.

Dikatakan Arifin, pendirian sekolah kopi tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengembangakan kopi di Jabar. Upaya lainnya, adalah Pemprov Jabar kembali menggelar West Java Specialty Coffee Festival setelah sukses terselenggara selama 4 tahun berturut-turut.

West Java Specialty Coffee Festival 2019 kali ini, ucap Ia, akan diselenggarakan pada tanggal 1-2 November 2019 di Trans Studio Mall Bandung, Jawa Barat. Kopi Jawa Barat dikenal dengan istilah Java Preanger. Bahkan popularitas Java Preanger di dunia disebut “A Cup of Java” atau Secangkir Kopi dari Jawa. katanya dilansir melalui ayobandung.com.

West Java Specialty Coffee Festival, kata arifin, diselenggarakan untuk lebih memperkenalkan keunggulan seluruh kopi Jawa Barat ke khalayak luas, meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kopi maupun pelaku industri kopi, khususnya di Jawa Barat. Tak hanya itu, Jabar juga memiliki jenis kopi yang beragam dan potensial sebagai komoditas yang menjanjikan di pasar nasional maupun internasional.

“Tahun ini, West Java Specialty Coffee Festival 2019 turut berkolaborasi dengan Specialty Coffee Association of Indonesia dan Asean Coffee Federation (ACF),” pungkasnya. (Firman/AYB)***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru