oleh

Perekonomian Limbangan Lumpuh

banner 300250
HARIANGARUTNEWS.COM – Aksi untuk rasa ratusan pedagang Pasar Modern (Pasmo) Limbangan, Kabupaten Garut, Senin (21/10), warga masyarakat setempat bingung belanja kebutuhan hidup. Pasalnya tidak ada kios pasar yang buka karena para pedagang pasar sedang melakukan unjuk rasa. Alhasil perekonomian lumpuh total. Pantauan media, seluruh kios dan los terlihat tutup dan sepi dari keramaian para pembeli termasuk PKL yang selalu memadati setiap hari di Pasmo Limbangan.
Ditemui Petugas keamanan Pasmo Limbangan, Rival Alamsyah, mengatakan, para pedagang sengaja menghentikan aktivitasnya dan memilih berangkat ke DPRD Garut untuk berunjuk rasa terkait permasalahan pasar Limbangan.
“Sekarang sepi taka da yang dagang, tadi aktivitas jualan hanya berlangsung dari pukul 05.00 WIB sampai dengan 08.00 WIB,” ujar Rival.
Rival menjelaskan, banyak masyarakat yang kesulitan belanja dan kembali ke rumah dengan tangan kosong, karena tidak adanya aktivitas jual beli di Pasar Limbangan. “Banyak yang pulang lagi. Lantaran tidak ada yang berjualan,” cetusnya.
Qiki Damayanti (28) Pembeli asal Desa Limbangan Timur, saat mau belanja kebutuhan warga untuk ia berdagang dirumah, ia sangat heran sesampainya dipusat perbelanjaan Pasmo Limbangan tidak terdapt kios/Los yang berjualan. Ia tidak mengetahui kalau kondisi pasar ditinggal pemiliknya dan mengikuti aksi unjukrasa.
“Saya kan harus jualan, terpaksa belanja ke pasar lain yang dekat dengan Kecamatan Limbangan. Kasihan para pembeli sudah menungggu di rumah,” cetusnya.
Hal senada diungkapkan Jajang Miftah (46) Warga Desa Neglasari, saat mengantar istrinya untuk belanja kebutuhan rumah tangga. Namun belanja tak bisa dilakukan karena Kios tutup.
“Kalau tahu pasar pada tutup kiosnya, enggak jauh-jauh berangkat ke pasar,” singkatnya. (Firman)***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

Berita Terbaru