HARIANGARUTNEWS.COM – Sebagai upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah Kabupaten Garut, pengurus DPD Gerakan Anti Narkotika Nusantara Amartha (GANNA) Kabupaten Garut membentuk “Duta Anti Narkoba” pada Rabu (04/01/2023) di ruang rapat kantor Wakil Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul.
Hal tersebut, menurut Ketua DPD GANNA Kabupaten Garut, Igie N. Rukmana S.Kom, merujuk pada kondisi wilayah Garut yang termasuk “Darurat Narkoba”.
Pemetaan wilayah darurat narkoba tersebut, lanjut Igie, sebagaimana dinyatakan oleh KBO Sat Narkoba Polres Garut, Iptu Wawan, beberapa waktu lalu. Bahkan, Kabupaten Garut masuk zona hitam peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.
“Kami sebagai Penggiat Anti Narkoba merasa miris dengan kondisi tersebut. Sebagai antisipasi dan langkah pencegahan untuk menyelamatkan pelajar, generasi muda calon pemimpin bangsa, kita gelar sosialisasi dan edukasi kepada jajaran anggota GANNA dan membentuk Duta Anti Narkoba dari kalangan milenial,” beber Igie, Rabu (04/01/2023).
Menurut Igie, dengan dibentuknya Duta Anti Narkoba nantinya yang harus dilakukan pihaknya tidak lain adalah, adanya sebuah sinergi agar ada komunikasi yang intens dan berkelanjutan. Sehingga dengan adanya duta ini, akan bisa menyampaikan kepada teman sebaya, sekaligus nanti bisa menyebarkan informasi-informasi positif tentang bahaya narkoba baik dilingkungan masyarakat, sekolah, kampus atau di tempat-tempat umum lainnya.
“Jadi tidak terbatas dilingkungan saja, tetapi bisa masuk ke wilayah sekolah maupun kampus dengan harapan kedepannya akan memberikan pengetahuan dan pembelajaran kepada warga tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta dampak yang ditimbulkannya,” terangnya.
Bahwa narkoba, lanjut Igie, adalah kejahatan yang sangat luar biasa, seyogyanya harus di perangi bersama dan generasi bangsa harus diselamatkan.
Dijelaskan Igie, bahwa tujuan akhirnya dari dibentuknya Duta Anti Narkoba dan Milenial tersebut, pengurus GANNA harus betul-betul bisa bersinar atau bersih dari narkoba.
“Ini sebagaimana program Pemerintah Kabupaten Garut dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Garut,” pungkas Igie.