HARIANGARUTNEWS.COM – Hadirkan para pelaku dan pemerhati UMKM serta pengusaha lokal, KKN Universitas Garut (Uniga) Kelompok 43, gelar Seminar Digitalisasi UMKM dengan tema “Strategi Inovasi dan Pemasaran untuk UMKM yang Unggul”, di Gor Desa Cihuni, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Pada Kamis (28/08/2025).
Pantauan hariangarutnews.com, gelar seminar berhasil menarik perhatian puluhan usaha lokal, akademisi, dan pemerhati UMKM yang hadir sangat antusias mengikuti acara tersebut. Materi disampaikan oleh Wakil Dekan Uniga F-Kominfo, DR. Iis Zilfah Adnan, M.SI terkait teknologi digital untuk memperluas pasar. Dilanjutkan dengan pengenalan Platfrom digital yang disampaikan oleh Dosen Teknik Uniga, Mokh. Mirza Etnisa Haqiqi, M.T.
Dalam kesempatannya, kepada para peserta UMKM Desa Cihuni memberikan sosialisasi mengenai peluang pemasaran melalui platform digital seperti Shopee dan TikTok Live. Dengan masuk ke ranah digital, diharapkan omzet UMKM dapat meningkat karena jangkauan konsumen menjadi lebih luas.
“Dengan memanfaatkan platform digital ini, jangkauan konsumen menjadi lebih luas, tidak hanya masyarakat sekitar, tetapi juga meningkatkan pembeli dari kota lain bahkan luar provinsi. Hal ini tentu berpotensi meningkatkan omzet UMKM, sekaligus mendorong mereka lebih adaptif terhadap perkembangan zaman yang serba digital,” paparnya.
Selain seminar, ditampilkan juga berbagai produk UMKM lokal yang beraneka ragam, mulai dari makanan ringan hingga produk khas Garut. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi UMKM untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman yang serba digital.
Setelah pemaparan materi mengenai strategi digitalisasi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para peserta UMKM terlihat antusias menyampaikan berbagai pertanyaan, mulai dari cara mendaftarkan toko di platform Shopee, strategi menarik pembeli melalui TikTok Live, hingga tips menjaga konsistensi penjualan di dunia digital.
Wakil Dekan Uniga F-Kominfo, Iis Zilfah, menjelaskan secara rinci langkah-langkah praktis, seperti pembuatan akun penjual, pengaturan foto produk yang menarik, hingga strategi promosi dengan memanfaatkan fitur gratis ongkir dan voucher diskon. Selain itu, peserta juga diberikan gambaran tentang pentingnya menjaga agar konsumen tetap loyal meski penjualan dilakukan secara online.
“Peran masyarakat dan mahasiswa KKN sangat dibutuhkan untuk mendorong UMKM agar lebih adaptif terhadap perkembangan digital. Dukungan mahasiswa dalam memberikan pendampingan, serta keterbukaan masyarakat untuk mencoba cara baru dalam pemasaran, akan menjadi kunci agar usaha lokal dapat tumbuh dan bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok KKN, Azmi Restu, saat diwawancarai menyampaikan rasa terima kasih kepada Wakil Dekan Uniga F-Kominfo, Dosen Teknik Uniga, serta para peserta umkm yang telah ikut serta dalam seminar tersebut.
Azmi menjelaskan, bahwa seminar tersebut bertujuan membantu pelaku usaha agar tidak terpaku pada cara penjualan tradisional di pasar, tetapi mulai memanfaatkan era digital untuk memperluas pasar. Ia berharap, melalui seminar yang dilaksanakan, para peserta UMKN DESA CIHUNI dapat lebih terbuka terhadap perkembangan zaman yang serba digital saat ini. (Jobtrain/Imam-Noval)
Komentar