Pimpin Apel Pagi, Wakil Bupati Garut Soroti Absensi ASN

FOKUS2,069 views

Helmi menekankan, pentingnya menjaga dan meningkatkan kedisiplinan kerja. Tidak sebatas itu saja, sebagai bukti bahwa ASN menerapkan kedisiplinan khususnya pada tingkat kehadiran berkantor, Wakil Bupati memerintahkan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Garut, untuk mengevaluasi absensi para aparatur untuk dilaporkan setiap minggunya.

“Jangan hanya absen saja terus disimpan, tapi harus di evaluasi tingkat kehadirannya. Jadi saya perintahkan Bagian Kepegawaian untuk membuat laporan berkala setiap minggu. Kalau BKD abai terhadap sanksi berarti BKD nya sendiri yang tidak disiplin,” tegasnya.

Lanjutnya, setiap bulan harus dievaluasi dan absensinya dilaporkan kepada Bupati. Apabila ditemukan yang malas, segera dipanggil baik lisan maupun secara tertulis, juga diberikan sanksi sesuai aturan kepegawaian yang berlaku. Ini demi upaya penegakkan disiplin dan kelancaran peningkatan pelayanan masyarakat.

“Abensi akan menjadi indikator penilaian penting bagi ASN, salah satu alasannya karena untuk melihat tingkat kedisiplinan dan loyalitas seorang aparatur, dalam mendukung program kerja pemerintahan. Karena dengan disiplin, seorang aparatur bisa mengemban amanah yang diberikan kepadanya, sehingga layak dipercaya untuk diangkat sebagai pejabat sesuai kualifikasinya,” tandas dr. Wabup Helmi. (Igie)