oleh

Kades Mulyasari Bayongbong Garut, Tegur Peserta Musdes yang Ngantuk

HARIANGARUTNEWS.COM – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) beserta Jajaran Pemerintah Desa Mulyasari kecamatan Bayongbong kabupaten Garut menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Dalam rangka penyusunan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa ( RKPDes ) thn 2022. Selasa, (14/09).

Dalam sambutanya Kepala Desa Mulyasari, Asep Sopian, memaparkan agar peserta Musdes memahami aturan main dalam pengajuan pembangunan dilingkunganya masing-masing yang menjadi skala prioritas. Menurut kades,  pihaknya telah mengalokasikan anggaran dengan prosentase 40 % untuk infrastruktur pisik dan 60 % untuk berbagai kegiatan Pemberdayaan, hal tersebut berdasarkan pantauan langsung dilapangan, keadaan infrastruktur di wilayah desa Mulyasari hampir 95 % sudah dilaksanakan.

Disela-sela sambutanya Kades Asep Sopian yang dikenal humoris itu sempat menegur salah satu ketua RT peserta Musdes yang didapati dalam kondisi ngantuk berat dengan gaya guyonan yang khas.

 

Sementara Camat kecamatan Bayongbong, Drs Arip Rumdana, dalam sambutanya menyambut baik apa yang disampaikan Kades Asep Sopian, menurutnya warga desa Mulyasari tinggal berdo’a agar situasi Pandemi Copid 19 tidak kembali naik levelnya, khususnya di kecamatan Bayongbong, camat juga menekankan agar peserta Musdes tidak asal mengusulkan pembangunan infrastruktur jalan, tetapi harus dipahami dulu status jalan tersebut, apakah berstatus jalan kabupaten atau jalan desa.

” Mengingat wilayah desa Mulyasari dilintasi jalan kabupaten yang membentang dari Simpang ke Samarang, maka harus dipastikan dulu status jalan tersebut, ” terang Camat Arip.

Sementara sekretaris Desa Mulyasari, Tedi, menyebutkan bahwa Musdes RKPDesa Mulyasari bertujuan untuk menyusun perencanaan desa yang baik dan matang dalam menentukan pokok-pokok pikiran dan kebijakan arah pembangunan Desa Mulyasari untuk tahun 2022 yang akan datang.

Bertempat di lantai dua Aula Desa Mulyasari, Musdes yang dipimpin Ketua BPD Andi turut dihadiri oleh Camat Bayongbong Drs Arip Rumdana bersama Kapolsek Bayongbong, Pendamping Desa, para ketua RW dan RT , Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan tim PKK Desa Mulyasari. (Adam Bagaskara)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru