oleh

Jaga Tradisi untuk Prestasi, Ketua IPSI Bayongbong Garut Gelar Pentas Seni Beladiri Pencak Silat

HARIANGARUTNEWS.COM – Pertahankan tradisi dan budaya pencak silat, Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, yang juga selaku Ketua Padepokan Pusaka Hasta Karya, gelar pentas seni beladiri pencak silat, di Desa Karyajaya, pada Minggu, (04/04/2021).

Ketua IPSI Kacamatan Bayongbong, Asep Rachman atau disapa akrab Kang Asep Aroet menuturkan, bahwa seni beladiri pencak ini harus dipelihara, terus dikembangkan dan dipertahankan, karena kata Asep, dijaman era gelobalisasi modern sekarang ini, dimana dunia digitalisasi sudah menyedot aktivitas keseharian warga.

“Kalau ini tidak kita pelihara, mau siapa lagi yang memperhatikan. Generasi penerus kita harus dipupuk dan dilatih terus, agar jangan sampai melupakan sejarah, tradisi dan budaya. Mereka harus paham Silat dan Silaturrahmi,” tutur Asep, disela-sela kegiatan yang juga dihadiri oleh Ketua IPSI Kabupaten Garut.

Pengurus Penggiat Anti Narkoba Yayasan Amartha, di wilayah DPC PANNA Bayongbong ini berharap, dari gelaran acara tersebut, tentunya yang inti adalah eratnya silaturrahmi antar sesama. Mulai dari anak atau remaja seusianya, para pemuda-pemudi juga orang tua. Karena, sambung Asep, dari gelaran pencak silat ini banyak makna yang terkandung didalamnya tidak hanya pentas seni beladiri.

“Dari kegiatan ini diharapkan terwujudnya kesatuan dan persatuan. Dengan adanya silaturrahmi yang terus terjalin akan tercipta gotong-royong, saling membantu dan banyak hal positif lainnya,” papar Asep.

Lelaki tegap yang dipercaya selaku Ketua Sapma Pemuda Pancasila Kecamatan Bayongbong ini juga menyampaikan, padepokan yang dikelolanya tersebut identik dengan gerak seni pencak silat Cilalongan Garut. Disamping gerakan atau jurus secara fisik diajarkan, lanjut Asep, olah kanuragan juga diperdalam di padepokannya.

“Namun inti dari semuanya saya punya harapan besar, seni beladiri pencak silat dari padepokan kami ini bisa memunculkan bibit-bibit atau atlet tangguh di kancah persilatan daerah dan nasional bahkan sampai internasional,” harapnya.

Sisi lainnya juga, Asep berharap, pemerintah bisa memperhatikan, mendukung dan turut memelihara melalui kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan, tentunya yang mengarah kepada pembinaan atlet pencak silat khusunya padepokan-padepokan yang ada di Kabupaten Garut.

“Mungkin melalui kelembagaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora), lebih konsen lagi kearah pembinaan. Karena secara tidak langsung, kalau kita tampil di luar Garut apalagi berprestasi, akan mengharumkan nama baik Kabupaten Garut,” pungkasnya. (Ndy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru