oleh

Partai Kebangkitan Bangsa, Garut Menjadi Pilot Project Wirausaha Mandiri Domtren

HARIANGARUTNEWS.COM – Mengembangkan Wirausaha Mandiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melakukan peninjauan ke Ponpes Nurul Hidayah Kampung Cibulakan, Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, yang akan di jadikan pilot project untuk pengembangan Domtren (Domba Pesantren) di kabupaten lainnya di Provinsi Jawa Barat.

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Barat, meninjau langsung di lokasi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Garut, yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar Fraksi PKB H Dadan Hidayatulloh, S Ag MI Pol, bersama Ketua DPW PKB H Syaiful Huda, Wakil Ketua DPRD H Oleh Soleh, Ketua Komisi II DPRD Jabar.

Disampaikan H Dadan, peninjauan ini direncanakan untuk ternak domba pedaging yang akan dikembangkan di seluruh Jawa Barat. Pihaknya bersama pengurus DPW mengembangkan salah satunya ke peternak domba pesantren (Domtren), sebagai Pilot Project desa Cinta kec Karangtengah, kab Garut. Minggu (31/05).

“Diharapkan nantinya akan menjadi swasembada atau wirausaha mandiri sebagai salah satu penyokong penguatan ekonomi masyarakat, Provinsi Jawa Barat sampai tingkat nasional. Peternak domba pesantren akan menjadi salah satu sampel dalam penguatan ekonomi masyarakat,” ujar H Dadan, Minggu (31/05).

Dijelaskan H Dadan, sebagai tolak ukur karena Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, bisa dikatakan sebagai daerah yang religius karena memiliki Pondok Pesantren Nurul Hidayah.“Namun tidak sekedar aktivitas keagamaan yang rutin dilakukan di pesantren ini, para santri pun diajak untuk menekuni wirausaha baru yang berfokus di bidang peternakan,” beber H Dadan.

Ditambahkannya, predikat Garut sebagai salah satu sentra ternak domba di Jawa Barat dan konsep klasterisasi penggemukan, yang mendorong para santri di pesantren ini mengembangkan peternakan domba secara intensif, guna memperkuat pengembangan bisnis ini.

“Kita juga dari PKB, merencanakan pengembangannya di kabupaten se priangan timur dan di kabupaten wilayah utara Jabar,” pungkasnya. (Bulan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru