Telantarkan Jamaah di Medinah, PT. Disty Amanah Tour Travel Garut Dipolisikan

FOKUS458 views

HARIANGARUTNEWS.COM – Viral sebelumnya, sebanyak 38 jemaah umrah asal Kabupaten Garut, Jawa Barat terlantar di Medinah, Arab Saudi. Diketahui jemaah umrah yang tergabung dalam travel perjalanan ibadah umroh PT. Disty Amanah Tour tertahan di Arab Saudi karena tak memiliki tiket pesawat pulang ke Indonesia.

Salah seorang jemaah, Dicky Cahyadi menyebut hal ini terjadi karena pemilik travel tidak bertanggungjawab dan tidak membelikan tiket kepulangan untuk kembali ke Indonesia. Padahal, seluruh biaya perjalanan umrah jamaah sudah disetorkan kepada pihak PT. Disty Amanah Tour.

Hj. Ulfa Lilis Marhamah, istri Dicky, menceritakan bagaimana dia bersama jemaah umrah lainnya telah ditelantarkan saat beribadah di Arab Saudi. Dirinya mengaku, berangkat beribadah umrah sebagai hadiah ulang tahun dari suami tercintanya. Untuk berangkat umrah itu, dirinya sudah merogoh kocek puluhan juta rupiah.

“Kami merasa kasihan dan prihatin pada jamaah lain yang membawa uang pas-pasan. Kalau tidak dapat pinjaman uang pasti tidak bisa pulang. Di Arab itu mulai ada masalah saat ke Madinah. Rombongan ditelantarkan, bahkan satu hari itu hanya makan satu kali. Akhirnya dari situlah mulai terjadi konflik,” kenang Ulfa sambil berkaca-kaca.

Bukti laporan jamaah ke Polres Garut

Persoalan mulai muncul saat rombongan jemaah umrah menuju Madinah. Diawali dengan jatah makan yang tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Atas dugaan penelantaran itu, Ulfa mengatakan bahwa sebagian jemaah terpaksa harus membeli tiket pesawat untuk bisa kembali ke Indonesia.

“Akhirnya jamaah memaksa pulang, kondisi panik dan bingung. Mau pulang tidak bisa, karena kita semua tidak pegang tiket. Saya bersama suami berinisiatif mengkoordinir jemaah lain beli tiket mandiri karena tidak ada kejelasan dari pihak travel. Alhamdulillah saat itu kami bisa pulang,” tuturnya.

Para jemaah yang berhasil pulang ke Garut itu kemudian melapor ke polisi. Mereka mendesak pihak berwajib mengungkap dan menindak tegas oknum agen travel itu. Langkah hukum tersebut diambil dikarenakan tidak adanya kepastian dan kejelasan pertanggung jawaban dari pihak PT. Disty Aman.

“Kami laporkan di Polres Garut, Kamis (27/11/2025) kemaren. Intinya melalui kuasa hukum Dadan Nugraha dan rekan, kami perwakilan 28 jamaah umrah telah melaporkan langsung PT Disty Amanah Tour perihal atas dugaan tindakan penipuan,” ungkap Dicky.

Dirinya menilai, langkah yang ditempuh untuk mendapatkan hak-hak para jamaah umrah yang harusnya diperoleh selama pelaksanaan umrah di Madinah. Dicky dan jamaah lainnya memberikan waktu dua minggu kepada pihak travel agar mengembalikan kerugian yang dialami.

“Kami para jamaah telah membayar lunas biaya perjalanan paket Turki, Mekkah, Madinah, dengan harga sebesar Rp39,5 juta/jamaah kepada pihak Disty travel. Bahkan ada juga yang bayar hingga Rp48 Juta berupa paket suami istri. Para jamaah yang seharusnya mendapatkan kenyamanan selama beribadah umrah, malah ditelantarkan tanpa biaya penginapan, akomodasi, makan, dan tanpa adanya tiket kepulangan para jamaah,” ungkap Dicky.

Komentar